JAKARTA — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan rasa takjub dan apresiasi setinggi-tingginya atas rekam jejak, karya, serta pemikiran Ir. H. Anshori Djausal, M.T., yang dinilai menjadi inspirasi besar bagi pembangunan arsitektur, lingkungan, dan kebudayaan generasi muda di Lampung maupun Indonesia.
Kesan tersebut disampaikan Wagub Jihan usai meninjau langsung Pameran Nasional Arsitektur, Teknologi, dan Budaya Lampung bertajuk "Kayu Ara" di Contemporary Art Gallery, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (14/9/2026). Setibanya di lokasi, Wagub disambut langsung oleh Anshori Djausal bersama kurator pameran Angga Wijaya.
Dalam kunjungan tersebut, Wagub Jihan meluangkan waktu cukup lama untuk menyusuri setiap sudut galeri. Ia menyimak penjelasan mendalam mengenai cara pandang Anshori Djausal dalam menyelaraskan teknologi, lingkungan, dan kehidupan sosial masyarakat—salah satunya melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan teknik ferrocement (ferosemen).
Kurator pameran, Angga Wijaya, memaparkan secara detail perjalanan dedikasi Anshori Djausal selama lebih dari empat dekade sebagai akademisi, insinyur, dan budayawan. Seluruh perjalanan pemikiran tersebut disajikan melalui instalasi kontemporer berbasis arsip, foto, video, kliping surat kabar, buku-buku, gambar teknik, hingga draf masterplan.
Wagub Jihan mengapresiasi kolaborasi antara Anshori Djausal dan talenta muda Lampung seperti Angga Wijaya yang berhasil mengemas warisan pengetahuan daerah ke tingkat nasional secara interaktif dan modern.
"Saya sangat mengapresiasi pameran ini. Harapan kita, pameran ini tidak berhenti pada karya-karya yang telah dihasilkan saja, tetapi hendaknya menjadi ruang tumbuh untuk melahirkan gagasan baru dalam merawat pengetahuan, serta terus memperkenalkan kekayaan arsitektur dan budaya Lampung kepada generasi berikutnya," ujar Wagub Jihan Nurlela, Senin (14/9/2026).
Pameran tunggal yang merekam perjalanan kreativitas dan pengabdian tokoh Lampung ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh di Contemporary Art Gallery TMII Jakarta, mulai 12 September hingga 12 Oktober 2026.
Post a Comment