PRINGSEWU — Pengurus Karang Taruna Desa Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, resmi ditetapkan sebagai Juara I Lomba Karang Taruna Berprestasi Tingkat Desa/Kelurahan Se-Provinsi Lampung Tahun 2026. Atas raihan predikat terbaik tersebut, Karang Taruna Desa Bulukarto berhak mewakili Provinsi Lampung dalam ajang pemilihan Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional.
Ajang bergengsi tahunan ini diselenggarakan secara berjenjang oleh Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia bersama Pengurus Nasional Karang Taruna, bekerja sama dengan jajaran Pengurus Karang Taruna Daerah serta Dinas Sosial di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menjelaskan bahwa penetapan pemenang dilakukan melalui mekanisme verifikasi mendalam oleh Tim Seleksi (Timsel) independen. Tim tersebut menerjunkan unsur gabungan yang terdiri dari jajaran Pengurus Karang Taruna Provinsi Lampung, akademisi, serta pejabat teknis dari Dinas Sosial Provinsi Lampung untuk menilai secara langsung dampak program kerja di lapangan.
"Alhamdulillah, Timsel dari Karang Taruna Provinsi, akademisi, dan Dinas Sosial sudah turun langsung ke lapangan memeriksa beberapa desa kandidat. Berdasarkan hasil evaluasi akhir, pemenangnya adalah Karang Taruna Kabupaten Pringsewu dari Desa Bulukarto. Surat Keputusan (SK) penetapan pemenang telah resmi kita kirimkan ke Jakarta," ungkap Wahrul Fauzi Silalahi.
Pemberdayaan Ekonomi Produktif dan Tepung Mocaf Jadi Unggulan
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Pringsewu, Iswahyudi Joko Pramono, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh tim penilai kepada jajaran pemuda Desa Bulukarto.
Iswahyudi memaparkan bahwa keunggulan Karang Taruna Desa Bulukarto terletak pada konsistensi penumbuhan unit Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan pendampingan UMKM pemuda desa. Portofolio kegiatan mereka mencakup sektor budidaya perikanan air tawar, peternakan terpadu, hingga inovasi pengelolaan pangan lokal.
Salah satu program inovatif yang menjadi nilai tambah adalah pemanfaatan dan pengolahan produk tepung mocaf (Modified Cassava Flour) berbahan dasar singkong lokal. Program ini tidak hanya menciptakan nilai tambah ekonomi bagi petani sekitar, melainkan juga membakar semangat kewirausahaan generasi muda desa.
Ia berharap dukungan, supervisi, serta pembinaan dari Pengurus Karang Taruna Provinsi Lampung dan Dinas Sosial dapat terus ditingkatkan guna mematangkan persiapan kontingen Lampung sebelum maju ke tahap penilaian tingkat nasional. Pihaknya berkomitmen untuk terus mensinergikan program kepemudaan daerah guna mendukung kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Post a Comment