BANDAR LAMPUNG — Organisasi Pers Pewarta Dalam Jaringan (Taring) bersama perusahaan penyedia layanan internet Zitline menggelar aksi sosial berupa pembagian paket makanan siap santap kepada masyarakat di Kota Bandar Lampung, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut dirancang untuk menyasar berbagai elemen masyarakat yang membutuhkan, mulai dari anak-anak penghuni panti asuhan, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pekerja kebersihan kota, hingga pengemudi transportasi daring (online).
Ketua Taring, Yusmart Dwi Saputra, menyampaikan bahwa rute aksi sosial diawali dengan mendatangi Panti Asuhan As Sanura yang berlokasi di Jalan Way Kanan, Pahoman, Bandar Lampung. Di lokasi tersebut, puluhan porsi nasi lengkap dengan lauk pauk yang telah dikemas higienis diserahkan secara langsung kepada para penghuni panti.
Yusmart—yang akrab disapa Yusmart—menjelaskan bahwa agenda ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian nyata dari insan pers yang tergabung dalam Taring bersama manajemen Zitline terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.
“Kami ingin berbagi dengan masyarakat. Tidak harus dalam jumlah besar, yang penting bisa memberikan manfaat bagi mereka yang menerima,” ujar Yusmart yang didampingi oleh Wakil Ketua Taring, Hendri, di sela-sela kegiatan.
Menjangkau Pekerja Lapangan di Lingkungan Pemkot Bandar Lampung
Usai menyalurkan bantuan di panti asuhan, rombongan Taring dan Zitline melanjutkan pergerakan ke kawasan perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Di tempat ini, sasaran pembagian difokuskan kepada para petugas lapangan yang sedang menjalankan tugas pelayanan publik.
Makanan siap santap diserahkan kepada personel Satpol PP yang tengah berjaga mengamankan serta menata ketertiban kendaraan di area parkir Pemkot Bandar Lampung. Tak luput dari perhatian, para petugas kebersihan yang sedang menyapu dan menjaga keasrian lingkungan Pemkot juga menerima paket makanan tersebut.
“Tidak hanya petugas pemerintah, pengurus Taring juga membagikan makanan kepada pengemudi transportasi online yang mengantar penumpang ke lingkungan Pemkot,” terang Yusmart.
Ia menambahkan, penentuan penerima dilakukan secara langsung (mobile) di sejumlah titik krusial guna memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang sedang bekerja keras dan beraktivitas di lapangan.
“Yang kami temui di lapangan, kami sapa dan kami bagikan makanan. Ada petugas, ada pekerja kebersihan, ada pengemudi online, dan juga anak-anak panti,” tuturnya.
Menurut Yusmart, aksi sosial kemasyarakatan semacam ini akan terus dipupuk. Hal ini menjadi bagian dari komitmen organisasi agar insan pers tidak hanya terfokus pada fungsi kontrol sosial dan pemberitaan jurnalistik, tetapi juga hadir membawa dampak emosional serta empati yang hangat di tengah kehidupan bermasyarakat.
Post a Comment