BANDAR LAMPUNG — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) mencermati secara serius maraknya antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Lampung
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Pol Heri Rusyaman, menegaskan bahwa stok BBM subsidi untuk wilayah Lampung sebenarnya berada dalam kondisi aman dan mencukupi
"Stok sebenarnya sudah ada, sudah lengkap, sudah mencukupi
Hasil pantauan lapangan menunjukkan bahwa proses verifikasi digital menggunakan barcode memerlukan durasi sekitar 12 hingga 15 menit untuk melayani satu unit kendaraan
Pengawasan Ketat di Daerah Penyangga dan Evaluasi Sistem
Indikasi penyelewengan makin menguat seiring ditemukannya dugaan modus operandi pengisian berulang serta pemindahan BBM subsidi secara ilegal dari tangki kendaraan
"Beberapa rekan juga melihat mungkin ada mobil truk menyedot kembali BBM-nya
Meski begitu, pihak kepolisian menegaskan tidak semua antrean disebabkan oleh aksi penyelewengan, mengingat volume kendaraan melintas dari luar daerah menuju Lampung juga mengalami peningkatan signifikan
Guna menekan potensi kejahatan tersebut, Polda Lampung telah menginstruksikan Satreskrim di seluruh Polres jajaran untuk memperketat pemantauan di setiap SPBU
Sebagai langkah jangka panjang untuk mengurai kemacetan antrean, Polda Lampung berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pihak Pertamina
Post a Comment