Sekdaprov Marindo Kurniawan Hadiri Halaqoh Pondok Pesantren, Sinergi Perkuat Generasi Berkarakter



LAMPUNG SELATAN — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, DR. Ir. H. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., menghadiri pembukaan Halaqoh Pondok Pesantren se-Provinsi Lampung di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Lampung ini digelar sebagai sarana penguatan sinergi antara Pemprov Lampung dengan jajaran pengasuh pesantren dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan karakter, serta moderasi beragama di Bumi Ruwa Jurai.

Dalam arahannya, Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa pondok pesantren memegang peran sentral dan strategis dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

"Pemerintah Provinsi Lampung tentu memberikan perhatian terhadap keberadaan pondok pesantren. Pesantren bukan hanya tempat untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, serta peduli terhadap lingkungan," ujar Marindo Kurniawan, Sabtu (8/8/2026).

Dorong Moderasi Beragama dan Konsolidasi Kepengurusan FKPP

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung, Zulkarnain, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyoroti pentingnya nilai-nilai inklusivitas dan toleransi di lingkungan pesantren. Menurutnya, pesantren merupakan cerminan kebhinekaan yang mampu menyatukan berbagai perbedaan dalam keharmonisan.

"Pesantren adalah miniatur Indonesia. Nilai kebersamaan dan toleransi harus terus ditanamkan agar santri tidak terjebak dalam sikap eksklusif, merasa paling benar, atau mudah menyalahkan orang lain," tegas Zulkarnain.

Poin Utama Halaqoh FKPP Lampung 2026:

  • Waktu & Tempat: Sabtu–Minggu, 8–9 Agustus 2026 di PP Hidayatul Mubtadiin, Jati Agung, Lampung Selatan.

  • Jumlah Peserta: 225 peserta terdiri dari pimpinan/pengasuh pondok pesantren, pengurus FKPP kabupaten/kota, serta perwakilan Kemenag.

  • Fokus Pembahasan: Penguatan moderasi beragama, peningkatan mutu pendidikan pesantren, dan pemilihan Ketua FKPP Provinsi Lampung Periode 2025–2030.

Melalui halaqoh ini, Pemprov Lampung dan Kemenag berharap lahir pemikiran serta formulasi langkah konkret dalam menjawab tantangan pengelolaan lembaga pendidikan keagamaan di era modern.

Post a Comment

Previous Post Next Post