BANDAR LAMPUNG — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, meninjau sekaligus memimpin langsung pendistribusian bantuan air bersih untuk warga terdampak musim kemarau di Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Senin (10/8/2026).
Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk komitmen kemanusiaan PMI Provinsi Lampung bersama PMI Pusat untuk merespons minimnya curah hujan yang menyebabkan sumur warga mengering.
"Musim panas mungkin ketersediaan air dan sumur kering ya Bu. Tapi yang penting PMI hadir di tengah-tengah Ibu-Ibu semua di sini untuk memberikan bantuan. Mudah-mudahan bantuan air bersih ini bermanfaat," ujar Batin Wulan—sapaan akrabnya—di hadapan warga.
Edukasi Hemat Air dan Operasi Distribusi 12.000 Liter
Tidak sekadar menyerahkan bantuan, Batin Wulan juga memberikan panduan edukasi pengelolaan air bersih skala rumah tangga. Warga diimbau untuk menghemat penggunaan air untuk mandi, mencuci, dan berwudu, serta memastikan tempat penampungan air senantiasa ditutup rapat dan jauh dari sumber kontaminasi agar tetap higienis.
Sementara itu, Kepala Bagian Penanggulangan Bencana PMI Provinsi Lampung, Rizki Adevta, menjelaskan bahwa operasi distribusi air bersih telah digerakkan sejak 27 Juli 2026. Khusus di Kelurahan Way Laga, PMI mengerahkan tiga armada tangki dengan total pasokan 12.000 liter air bersih.
Poin Utama Intervensi Bantuan Air Bersih PMI Lampung:
Lokasi Kegiatan: Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung (Senin, 10 Agustus 2026).
Volume Air Disalurkan: 12.000 liter air bersih menggunakan 3 unit armada tangki PMI.
Wilayah Intervensi Kota: Way Laga (3 kali), Sukarame 2 Telukbetung Barat (4 kali), dan Jalan Malaka Panjang Selatan (2 kali).
3 Daerah Prioritas Kekeringan: Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Pesawaran.
Post a Comment