Bulog Lampung Hadir Tidak Hanya Menjaga Ketersediaan Pangan, tapi Pastikan Akses Harga Terjangkau dan Berkualitas



BANDAR LAMPUNG — Perusahaan Umum Bulog Kantor Wilayah Lampung menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga ketersediaan stok cadangan pangan pemerintah, tetapi juga menjamin keterjangkauan harga dan kualitas pangan bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi ancaman dampak iklim El Nino.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Lampung, Rindo Safutra, menyampaikan bahwa strategi antisipasi dilakukan secara proaktif tanpa menunggu terjadinya krisis pangan di lapangan.

"Prinsip kami adalah jangan menunggu kondisi pangan terganggu baru melakukan langkah antisipasi. Kami ingin memastikan stok pemerintah tetap tersedia dan distribusi pangan kepada masyarakat tetap berjalan meski ada potensi gangguan iklim," tegas Rindo Safutra, Jumat (7/8/2026).

Masifkan Penyaluran SPHP dan Jaga Kualitas Beras Sesuai HET

Untuk menstabilkan harga, Bulog Lampung terus memasifkan penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar tradisional hingga ritel modern, di samping menyediakan komoditas komersial seperti beras premium, gula, dan minyak goreng.

Humas Bulog Kanwil Lampung, Ido, menambahkan bahwa seluruh beras penugasan maupun komersial disalurkan sesuai aturan standar mutu dan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) Zona II.

Rincian Ketentuan HET dan Spesifikasi Mutu Beras Bulog Lampung:

  • Beras SPHP (Medium): HET Rp12.500/kg. Spesifikasi mutu mencakup tingkat kepatahan maksimal 25%, menir maksimal 2%, derajat sosoh minimal 95%, dan kadar air maksimal 14%.

  • Beras Premium: HET Rp14.900/kg (Zona II). Spesifikasi mutu mencakup tingkat kepatahan maksimal 15%, menir maksimal 0,5%, derajat sosoh minimal 95%, dan kadar air maksimal 14%.

Bulog Lampung memastikan proses penyerapan gabah dan beras petani lokal di wilayah Lampung akan terus dioptimalkan selama masa panen guna mengamankan stok cadangan pangan daerah.

Post a Comment

Previous Post Next Post