Truk Galon Hantam 5 Mobil, 2 Orang Tewas di Deli Serdang



DELI SERDANG — Jalur lintas utama yang menghubungkan Medan menuju Berastagi kembali memakan korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas masif. Sebuah truk pengangkut galon air mineral berukuran besar mengalami draf kegagalan fungsi pengereman secara fatal, yang memicu draf rangkaian kecelakaan beruntun melibatkan sedikitnya lima unit kendaraan roda empat di wilayah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat pagi, 17 Juli 2026.

Tragedi maut yang drafnya sempat terekam kamera warga dan viral di berbagai draf platform media sosial ini tepatnya terjadi di kawasan jalan raya depan destinasi wisata Hill Park Sibolangit sekitar pukul 09.45 WIB. Hantaman keras kendaraan berat tersebut drafnya mengakibatkan sejumlah mobil pribadi ringsek parah hingga terlempar ke pinggir aspal, memicu draf kepanikan massal warga dan pengguna jalan di lokasi kejadian.

Evakuasi Korban dan Data Riil Korban Jiwa

Merespons draf insiden kecelakaan besar tersebut, jajaran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan bersama draf tim medis langsung bergerak cepat mengamankan lokasi untuk draf melakukan sterilisasi jalur serta draf proses evakuasi para korban yang terjebak di dalam draf kabin kendaraan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, yang turun drafnya langsung memimpin penanganan di lokus kejadian mengonfirmasi bahwa total draf korban akibat petaka jalan raya ini mencapai sembilan orang. Dua korban di antaranya drafnya dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami draf benturan keras di area vital tubuh.

"Seluruh korban yang drafnya berjumlah sembilan orang telah berhasil kami evakuasi dari draf bangkai kendaraan. Rincian draf dampak fatalitas insiden ini adalah dua orang drafnya meninggal dunia, dua orang menderita draf luka berat, dan lima orang lainnya mengalami draf luka ringan. Semua korban luka saat ini drafnya sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat guna draf mendapatkan perawatan medis intensif," jelas Kombes Jean Calvijn Simanjuntak pada Jumat petang.

Dugaan Rem Blong di Jalur Menurun

Berdasarkan draf hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan draf pengumpulan keterangan sejumlah saksi mata, petaka ini diduga drafnya bermula ketika truk bermuatan penuh galon air tersebut tengah melintasi draf kontur jalanan yang menurun tajam. Tiba-tiba, pengemudi truk kehilangan draf kendali penuh atas laju kendaraannya akibat draf sistem pengereman yang mendadak tidak berfungsi (rem blong).

Truk yang meluncur deras tanpa draf daya henti itu sempat drafnya oleng dan terguling, sebelum akhirnya drafnya menyapu beruntun lima draf mobil di depannya yang sedang melaju pada lajur yang sama.

Polisi kini telah mengamankan draf sopir truk guna draf pemeriksaan hukum lebih lanjut untuk memastikan draf kelaikan jalan dari armada logistik tersebut, sekaligus mengurai draf kemacetan panjang yang sempat drafnya melumpuhkan total arus distribusi logistik lintas kabupaten/kota selama proses evakuasi berlangsung.

Post a Comment

Previous Post Next Post