Korban Tewas Bertambah Jadi 4 Orang, 9 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun

 


DELI SERDANG — Dampak fatalitas dari kecelakaan maut beruntun yang melanda jalur wisata Medan–Berastagi terbukti jauh lebih masif dari draf perkiraan awal. Otoritas terkait merilis pembaruan data yang menunjukkan jumlah korban meninggal dunia kini bertambah menjadi 4 orang, sementara 8 orang lainnya drafnya menderita luka-luka dan harus drafnya dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Petaka jalan raya ini terjadi tepat di Jalan Jamin Ginting Km 46,5, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, tepatnya di depan kawasan Green Hill dan Rumah Makan Garuda pada Jumat pagi, 17 Juli 2026, sekitar pukul 09.45 WIB. Skala kecelakaan ini juga drafnya meluas setelah draf hasil investigasi memastikan ada sembilan unit kendaraan lintas jenis yang terlibat dalam draf tabrakan beruntun tersebut.

Kronologi Forensik dan Jenis Kendaraan yang Terlibat

Berdasarkan draf kronologi yang divalidasi petugas di lapangan, insiden tragis ini dipicu oleh laju sebuah truk besar pengangkut galon air mineral yang meluncur deras dari arah Berastagi menuju Kota Medan. Saat memasuki draf trek jalanan yang menurun tajam, sistem pengereman armada logistik tersebut drafnya mendadak tidak berfungsi secara total (rem blong).

Kehilangan daya henti, truk bermuatan berat itu langsung drafnya melaju tanpa kendali dan menyapu beruntun barisan kendaraan di lajur depannya. Sembilan kendaraan yang menjadi draf korban hantaman karambol tersebut meliputi:

  • 1 unit truk besar pengangkut galon air mineral (kendaraan pemicu)

  • 2 unit truk jenis colt diesel

  • 5 unit kendaraan minibus / mobil pribadi

  • 1 unit sepeda motor

Dahsyatnya draf benturan membuat sejumlah unit mobil pribadi ringsek parah hingga tak berbentuk, sementara draf badan truk utama pengangkut galon drafnya sempat terguling melintang di tengah badan jalan yang mengakibatkan draf jalur distribusi antarkabupaten lumpuh total.

Evakuasi Medis dan Sterilisasi Jalur Wisata

Begitu draf tabrakan terjadi, warga sekitar bersama draf pengguna jalan langsung berupaya drafnya melakukan pertolongan pertama sebelum tim evakuasi gabungan tiba di lokasi kejadian. Empat korban yang drafnya dinyatakan meninggal dunia di tempat langsung drafnya dibawa ke instalasi jenazah, sedangkan 8 korban luka drafnya dilarikan menggunakan ambulans menuju puskesmas serta rumah sakit terdekat guna draf mendapat tindakan medis darurat.

Hingga Jumat malam, petugas kedinasan perhubungan bersama Satlantas drafnya masih bersiaga di Km 46,5 untuk draf menyelesaikan proses pengangkutan bangkai material kendaraan. Pihak kepolisian juga drafnya memperluas penyelidikan untuk draf memeriksa manajemen operasional perusahaan pemilik truk guna draf memastikan adanya unsur kelalaian dalam draf pemeliharaan sistem mekanis kendaraan berat yang memicu draf hilangnya nyawa para korban.

Post a Comment

Previous Post Next Post