Sisi Humanis Pemimpin Negeri: Rajutan Ukhuwah Hidayat Nur Wahid dan Aprozi Alam di Bandar Lampung



BANDAR LAMPUNG — Suasana Jalan Kopi, Bandar Lampung, pada Kamis malam (23/7/2026) menyajikan pemandangan yang tak biasa. Di balik hiruk-piruk dinamika politik nasional dan padatnya agenda kenegaraan, ruang tamu kediaman Anggota Komisi VIII DPR RI, Haji Aprozi Alam, menjelma menjadi ruang perjumpaan yang sarat nilai persaudaraan dan kehangatan spiritual.

Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid (HNW), melangkahkan kaki ke rumah sederhana tersebut tanpa protokol ketat maupun iring-iringan seremoni yang kaku. Kedatangannya membawa misi tunggal: menyampaikan doa dan selamat secara langsung atas pernikahan putri Aprozi Alam, Ghaidza Zhalfa Adila, dengan Muhammad Rafi Akbar.

Silaturahmi Lintas Tokoh dan Energi Kekeluargaan

Malam Jumat yang khusyuk itu diisi dengan obrolan hangat seputar hikmah membina rumah tangga sakinah, mawaddah, wa rahmah, hingga pentingnya menjaga relasi kekeluargaan di tengah kesibukan mengabdi kepada bangsa. Bagi Aprozi Alam, kehadiran sosok senior seperti HNW memberikan dorongan moral dan rasa syukur yang mendalam.

"Kehadiran Pak Hidayat Nur Wahid di rumah kami, terlebih pada malam yang penuh berkah ini, merupakan kehormatan dan kebahagiaan yang sulit diungkapkan. Ini bukan sekadar kunjungan silaturahmi biasa, melainkan bukti bahwa persaudaraan yang dibangun atas dasar keimanan akan selalu menguatkan," tutur Aprozi dengan haru.

Suasana kebersamaan kian terasa lengkap dengan hadirnya sejumlah figur publik nasional dan daerah, di antaranya:

  • Hanan A. Rozak (Anggota Komisi V DPR RI)

  • Iqbal Romzi (Anggota Komisi VIII DPR RI)

  • Surahman Hidayat (Tokoh Senior PKS)

  • Yuhadi (Anggota DPRD Kota Bandar Lampung)

  • Muhammad Yuliardi (Kepala Biro Umum Pemprov Lampung)

  • Jajaran pegawai dari Sekretariat Komisi VIII DPR RI yang hadir secara utuh (full team).

Pesan Keteladanan di Balik Amanah Publik

Pertemuan santai di Jalan Kopi ini menegaskan satu pesan penting: di balik jabatan tinggi dan tanggung jawab besar sebagai wakil rakyat, ruang-ruang kehangatan humanis, empati, dan tradisi saling mendoakan tetap menjadi fondasi utama.

Kebersamaan lintas pejabat dan jajaran staf tanpa sekat keprotokoleran ini memperlihatkan bahwa ketulusan silaturahmi adalah nilai paling dasar yang menjaga keutuhan hubungan antar-pemimpin bangsa.

Post a Comment

Previous Post Next Post