LAMPUNG TIMUR — Upaya pencarian terhadap Andre Saputra (20), pemuda asal Desa Enggal Mulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, yang tenggelam di saluran Irigasi Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, belum membuahkan hasil hingga Minggu (26/7/2026) sore.
Korban dilaporkan hilang setelah sepeda motor yang dikendarainya mengalami kecelakaan tunggal dan jatuh ke dalam aliran irigasi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB saat hendak pulang menuju Kota Metro dari arah Sekampung.
Penyisiran Darat dan Perairan Dibagi Menjadi Dua SRU
Mendapati laporan dari Polsek Batanghari, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung diterjunkan ke lokasi untuk bergabung bersama unsur TNI, Polri, BPBD, Tagana, serta masyarakat setempat.
Pada operasi pencarian hari kedua, Tim SAR Gabungan membagi pergerakan personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU):
SRU I (Penyisiran Perairan): Menyusuri aliran irigasi menggunakan perahu karet hingga sejauh 7,2 kilometer menuju arah pintu air.
SRU II (Penyisiran Darat): Memantau dan menyisir bantaran irigasi dari jalur darat sejauh kurang lebih 4 kilometer.
Terkendala Arus Deras Saluran Irigasi
Komandan Tim Rescuer Basarnas Lampung, Dedi Pranata, menjelaskan bahwa luasnya area jangkauan dan kencangnya laju arus air irigasi menjadi tantangan utama yang dihadapi personel di lapangan.
"Hari ini pencarian kami fokuskan dengan membagi tim menjadi dua SRU agar area jangkuan dapat dimaksimalkan. Namun, salah satu kendala utama di lapangan adalah arus saluran irigasi yang cukup deras, sehingga membutuhkan kehati-hatian ekstra," terang Dedi Pranata di lokasi kejadian.
Hingga batas waktu operasi pencarian hari kedua dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB, keberadaan korban belum ditemukan. Operasi SAR gabungan dijadwalkan akan dilanjutkan kembali pada Senin (27/7/2026) pagi mulai pukul 07.00 WIB sesuai standar rencana operasi H-3.
Post a Comment