BANDAR LAMPUNG — Jantung Kota Bandar Lampung bertransformasi menjadi lautan pelari saat ratusan warga dari berbagai elemen memadati kawasan ikonik Tugu Adipura. Kehadiran massa yang antusias sejak pagi buta tersebut bertujuan untuk memeriahkan ajang Bhayangkara Half Marathon 2026. Kompetisi atletik yang diinisiasi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini dikemas secara taktis oleh Korps Bhayangkara; tidak sekadar sebagai arena adu kecepatan, melainkan sebagai instrumen komunikasi publik untuk meleburkan sekat birokrasi antara kepolisian dan masyarakat sipil.
Sasis pendekatan humanis yang diusung dalam perayaan tahun ini berfokus pada kampanye kesehatan preventif dan penguatan stabilitas sosial melalui olahraga. Mengambil rute strategis di jalur protokol kota, ajang maraton ini menjadi ruang interaksi langsung di mana para pejabat utama kepolisian, personel lapangan, dan masyarakat umum berlari berdampingan dalam satu lintasan. Langkah ini dinilai efektif untuk mengikis jarak psikologis, sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat guna meningkatkan kualitas indeks kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menegaskan bahwa esensi dari penyelenggaraan event olahraga massal ini adalah menciptakan sasis kebersamaan yang solid. Di usia yang ke-80, institusi Polri berkomitmen untuk mengedepankan pelayanan yang inklusif, di mana setiap kebijakan dan kegiatan operasional sedapat mungkin melibatkan partisipasi aktif dari warga. Kolaborasi berbasis komunitas seperti ini dipandang sebagai modal sosial yang krusial bagi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Tujuannya tentu untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Bandar Lampung. Melalui momen ini, kami ingin Polri bisa melaksanakan semua kegiatan bersama-sama dan membaur langsung dengan masyarakat. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten sebagai wadah mempererat sinergi," ujar Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay.
Keberhasilan memobilisasi ratusan peserta dalam Bhayangkara Half Marathon 2026 ini diharapkan menjadi katalisator bagi agenda-agenda sosial-kemasyarakatan selanjutnya di Kota Tapis Berseri. Dengan memanfaatkan ruang publik seperti Tugu Adipura sebagai sirkulasi interaksi yang positif, Polresta Bandar Lampung optimistis dapat terus membangun sasis kepercayaan publik (public trust) yang kuat. Langkah taktis ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun lingkungan kota yang sehat, aman, dan kondusif.
Post a Comment