Dikukuhkan Jadi Bangsawan Sekala Bekhak, Kebijakan Gubernur Mirza Wajib Selaras Falsafah Leluhur


LAMPUNG BARAT — Langkah politik dan kultural penting ditorehkan oleh Pemimpin Tertinggi Daerah Lampung di tanah vulkanik kuno Lampung Barat. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi diangkat menjadi bagian integral dari persaudaraan sedarah Kerajaan Paksi Pak Sekala Bekhak melalui prosesi adat sakral Angkon Muakhi (pengakuan bersaudara). Upacara adat yang berlangsung khidmat di Lamban Gedung, Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak tersebut menandai babak baru kolaborasi strategis antara birokrasi modern dan pemangku adat dalam menjaga stabilitas serta kelestarian kebudayaan di Bumi Ruwa Jurai.

Prosesi ritual adat ini dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus serta Wakil Bupati Mad Hasnurin, mempertegas dukungan penuh administrasi wilayah atas penguatan nilai-nilai luhur. Dalam ritual tersebut, Paduka Yang Mulia Sai Batin Puniakan Dalom Beliau (PYM SPDB) Brigjen Pol (Purn) Drs. H. Pangeran Edward Syah Pernong Gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23, secara resmi mendeklarasikan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal sebagai saudara kandung Sultan dalam lingkungan eksklusif Kepaksian Pernong.

Melalui pengukuhan adat ini, Gubernur Mirza dianugerahi gelar adat prestisius yakni Suntan Tihang Marga, yang menempatkan posisinya sebagai Bangsawan Kerajaan serta Jamma Balak ni Sai Batin (Orang Besar di Kerajaan). Sebagai simbol legitimasi kepemimpinan dan amanah kultural, Ketua DPD Gerindra Lampung ini juga dianugerahi tiga atribut kebesaran kerajaan: Tongkat Pusaka Bindung Langit, Lencana Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Pernong, serta Lencana Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).

"Struktur entitas asli Paksi Pak Sekala Bekhak berdiri kokoh di atas empat pilar kepaksian, yaitu Kepaksian Pernong, Kepaksian Buay Bejalan Diway, Kepaksian Buay Belunguh, dan Kepaksian Nyerupa. Keempatnya memiliki kedudukan yuridis adat yang setara dan berdaulat di wilayah masing-masing. Prosesi Angkon Muakhi ini bukanlah agenda seremonial belaka, melainkan manifestasi rasa untuk mengikat keguyuban struktural yang wajib diestafetkan ke generasi mendatang. Tongkat Pusaka Bindung Langit yang diserahkan memiliki nilai filosofis tinggi sebagai simbol pengayoman," urai Pangeran Edward Syah Pernong.

Usai prosesi penyematan atribut adat, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyatakan rasa hormat sekaligus menegaskan konsekuensi logis dari gelar kebangsawanan yang kini melekat pada dirinya. Dengan masuknya silsilah dirinya ke dalam Kepaksian Pernong, Gubernur berkomitmen penuh untuk melakukan harmonisasi kebijakan pembangunan. Setiap regulasi makro yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Lampung ke depan akan diselaraskan dengan falsafah hidup leluhur guna memperkuat jatidiri masyarakat di tengah arus modernisasi global.

Pemerintah Provinsi Lampung memosisikan institusi adat seperti Kepaksian Pernong sebagai mitra strategis dan benteng pertahanan identitas daerah. Sinergi yang kokoh antara aparatur pemerintah dan lembaga adat diyakini mampu menjadi stimulus baru dalam memajukan sektor pariwisata berbasis kebudayaan (cultural tourism). Lampung Barat dinilai sebagai episentrum daerah yang memiliki komitmen konsisten dalam menjaga orisinalitas warisan sejarah, menjadikannya aset fundamental bagi pembangunan karakter generasi muda Lampung.

Post a Comment

Previous Post Next Post