Sabet Disway Awards 2026, Bupati Nanda Indira Kunci Komitmen Pembangunan Hijau di Kabupaten Pesawaran

 


JAKARTA – Arsitektur tata kelola pemerintahan berbasis kelestarian ekologi di Bumi Andan Jejama sukses memikat sirkuit penilaian nasional. Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., resmi dianugerahi penghargaan prestisius dalam ajang Disway Top Regional Leader Awards 2026 untuk kategori khusus: Penggerak Pembangunan Berkelanjutan dan Pelestarian Lingkungan.

Trofi penghargaan nasional tersebut diserahkan langsung oleh founder Disway National Network, Dahlan Iskan, dalam prosesi Awarding Ceremony yang digelar mewah di Ballroom Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (11/6/2026). Ajang ini turut dikawal ketat oleh kehadiran Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono bersama Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri yang bertindak sebagai representasi hulu pemerintah pusat.

Ajang berskala nasional yang baru perdana digulirkan ini mengusung draf tema besar "Mendorong Daerah sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional". Melalui sasis tema tersebut, dewan pakar menyaring para kepala daerah yang dinilai sukses menetaskan inovasi pelayanan publik tanpa mengorbankan sasis daya dukung lingkungan hidup di daerahnya masing-masing.

Kuasai Panggung Nasional, Pesawaran Masuk Kuartet Elite Pemimpin Lampung

Proses penyaringan penerima penghargaan dilaporkan berjalan ketat, objektif, dan terukur melalui sasis audit independen, survei opini publik, serta pelibatan dewan pakar media. Rupa-rupa indikator yang dikuliti meliputi kinerja reformasi birokrasi, intervensi ketahanan pangan, pembenahan konektivitas infrastruktur, hingga manajemen komunikasi publik kepala daerah.

Dalam sirkuit penganugerahan tahun ini, Provinsi Lampung menorehkan sasis prestasi gemilang dengan mengirimkan kuartet (empat) pemimpin terbaiknya di atas panggung nasional. Mereka adalah Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, dan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama.

Founder Disway National Network, Dahlan Iskan, menegaskan bahwa tantangan tata kelola daerah saat ini bergerak semakin kompleks dan berfluktuasi tajam. Oleh karena itu, para pemimpin yang berani mengambil keputusan taktis untuk memayungi hak-hak ekologis masyarakat luas di tengah gempuran industrialisasi sangat layak mendapat draf apresiasi tinggi.

Nanda Indira: Pertumbuhan Ekonomi Wajib Selaras dengan Kualitas Hidup Warga

Di bawah kendali Bupati Nanda Indira, Kabupaten Pesawaran yang mengunci sasis wilayah pesisir Teluk Lampung dan pegunungan subur dinilai berhasil meramu regulasi tata ruang yang seimbang. Kebijakan pembangunan infrastruktur pariwisata bahari dan zonasi pertanian diproteksi ketat agar tidak mendegradasi sasis kelestarian hutan mangrove dan kawasan tangkapan air.

Usai menerima trofi, Bupati Nanda Indira menyampaikan hitam di atas putih bahwa rekognisi nasional ini bertindak sebagai sasis penyemangat bagi seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan elemen masyarakat sipil di Pesawaran.

“Penghargaan skala nasional ini merupakan buah manis dari sasis kerja kolaboratif sirkular antara pemerintah daerah, masyarakat akar rumput, hingga pelaku usaha swasta. Target kami ke depan sudah sangat klir. Penghargaan ini menjadi pengingat berharga bahwa sasis pembangunan di Pesawaran tidak boleh hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi makro semata, melainkan wajib berjalan linear dengan perlindungan ekosistem serta peningkatan kualitas hidup generasi masa depan,” pungkas Bupati Nanda Indira taktis. (***)

Post a Comment

Previous Post Next Post