LIWA – Kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Lampung Barat kembali menorehkan tinta emas di panggung akademis nasional. SMAN 1 Liwa sukses mengantarkan salah satu siswi terbaiknya, Annisa Fitri Salsabilla, menembus ketatnya persaingan masuk Program Studi Kedokteran Gigi di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh. Keberhasilan ini sekaligus mengunci raihan beasiswa penuh dari pemerintah daerah setempat.
Kepala SMAN 1 Liwa, M. Suharyadi, mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian impresif anak didiknya tersebut. Menurutnya, kesuksesan Annisa merupakan bukti konkret bertahannya tradisi juara di lingkungan sekolah, di mana pada tahun ajaran sebelumnya lulusan SMAN 1 Liwa juga berhasil menembus program studi kedokteran gigi di PTN tanah air.
“Kami telah menerima konfirmasi resmi bahwa keperdataan kelulusan Annisa Fitri Salsabilla dipastikan diterima di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala. Ini tentu menjadi kado kebanggaan besar tidak hanya bagi keluarga besar sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Barat,” ujar M. Suharyadi di Liwa.
Stimulus Investasi SDM Lewat Beasiswa Penuh Pemkab
Suharyadi menguraikan, kesuksesan Annisa masuk ke lini kedokteran gigi secara otomatis mengaktifkan hak istimewa untuk memperoleh beasiswa pendidikan penuh (full scholarship) dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Program intervensi fiskal pendidikan ini merupakan kebijakan jangka panjang yang diinisiasi oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin.
Program ini sengaja diproyeksikan sebagai instrumen unggulan daerah untuk menstimulus peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, khususnya dalam memenuhi ketersediaan tenaga medis dan dokter spesialis yang siap mengabdi di wilayah bumi sekala b規定 (Bumi Sekala Brak) di masa depan.
Selain sektor kedokteran gigi, SMAN 1 Liwa pada tahun ajaran ini juga sukses mencatatkan lonjakan prestasi di klaster ilmu kesehatan lainnya. Dua siswi terbaik lainnya dipastikan menyusul, yakni Diah Ayu Putri Permata Aji yang dinyatakan lolos di Fakultas Kedokteran Universitas Bengkulu (Unib), serta Bella Aufa Atiqah yang berhasil menembus Program Studi Kedokteran Hewan di Universitas Syiah Kuala.
Ratusan Siswa Tembus PTN Favorit, Dominasi Jalur SNBP dan SNBT
Daya dobrak kelulusan SMAN 1 Liwa tidak hanya memonopoli bidang kesehatan. Ratusan alumni mudanya dilaporkan sukses menyebar dan merebut kursi di barisan perguruan tinggi negeri elite dan ternama di Indonesia, mulai dari IPB University, Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Lampung (Unila), hingga Institut Teknologi Sumatera (Itera).
"Hingga detik ini, rekapitulasi data menunjukkan sudah ada ratusan siswa kami yang dinyatakan diterima di berbagai PTN favorit melalui beragam skema jalur seleksi nasional maupun kedinasan," tegas Suharyadi dengan nada optimistis.
Secara taktis, kepala sekolah merincikan persebaran peta kelulusan yang telah divalidasi oleh tim bimbingan konseling sekolah:
Sebanyak 60 siswa sukses lolos tanpa tes melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Sebanyak 19 siswa menembus jalur SPAN PTKIN (keagamaan Islam).
Sebanyak 19 siswa berhasil diterima di jajaran Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes.
Sebanyak 7 siswa masuk melalui jalur PAN Politeknik Negeri Lampung (Polinela).
Sebanyak 47 siswa dipastikan lolos melalui jalur ujian tulis Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Suharyadi memproyeksikan angka kumulatif kelulusan massal menuju kampus negeri ini masih akan bergerak naik secara fluktuatif dalam beberapa hari ke depan. Hal ini lantaran data dari posko pengaduan sekolah masih terus berjalan, mengingat hasil pengumuman resmi SNBT secara nasional baru saja dibuka oleh panitia pusat pada sore hari. (***)
Post a Comment