BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bergerak cepat meninjau kondisi masyarakat yang terdampak luapan air pasca-hujan deras yang melanda Kota Tapis Berseri pada Selasa malam (14/04/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat di lapangan berjalan efektif dan warga mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Berdasarkan laporan di Kecamatan Tanjungkarang Pusat, hujan lebat yang berlangsung selama lima jam (pukul 18.00 - 23.00 WIB) menyebabkan sungai dan sistem drainase meluap di beberapa titik pemukiman.
Aksi Cepat di Kelurahan Penengahan
Wali Kota Eva Dwiana meninjau langsung Kelurahan Penengahan, salah satu wilayah yang terdampak cukup signifikan. Guna mengatasi luapan tersebut, jajaran Satgas Bandar Lampung dan personel BPBD segera diterjunkan dengan berbagai tindakan taktis:
Pembersihan Sedimen: Pengerukan sedimen tebal di gorong-gorong untuk memulihkan kapasitas tampung air.
Penyedotan Air: Pengoperasian alat sedot air di area tergenang agar air mengalir lebih cepat menuju saluran utama.
Pemulihan Fasilitas: Perbaikan jaringan kelistrikan yang sempat padam agar penerangan dan aktivitas warga kembali normal.
Apresiasi dan Kesaksian Warga
Kinerja cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bayu (34), warga setempat, menyampaikan apresiasinya atas pemulihan aliran listrik yang dilakukan dengan sigap.
"Lampu yang sempat mati sudah hidup kembali. Ini sangat penting untuk penerangan dan membantu kami dalam beraktivitas pasca-hujan," ungkapnya. Senada dengan itu, Amin (44) mencatat bahwa air lebih cepat surut berkat pembersihan drainase yang dilakukan secara rutin oleh pihak Pemkot.
Solusi Jangka Panjang dan Prioritas Normalisasi
Selain penanganan darurat, Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa Pemkot Bandar Lampung sedang melakukan percepatan normalisasi sungai dan gorong-gorong di berbagai wilayah, termasuk penataan konstruksi di Kelurahan Tanjung Senang.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir. Normalisasi sungai dan pembersihan sedimen tebal di setiap gorong-gorong tetap menjadi prioritas utama kami,” tegas Wali Kota Eva Dwiana.
Pemkot Bandar Lampung mengimbau warga untuk tetap waspada dan turut menjaga kebersihan drainase demi meminimalisir risiko genangan saat intensitas hujan meningkat di masa mendatang.
Post a Comment