JAKARTA – Ratusan kader dan simpatisan Partai NasDem melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor redaksi Majalah Tempo, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, Selasa (14/04/2026). Massa menuntut pertanggungjawaban terkait laporan utama dan visualisasi sampul majalah edisi 13-19 April 2026 yang dinilai menyinggung kehormatan Ketua Umum mereka, Surya Paloh.
Aksi yang berlangsung kondusif sejak pukul 12.00 hingga 14.20 WIB ini dipicu oleh sampul bertajuk “PT Nasdem Indonesia Raya Tbk”. Sampul tersebut menampilkan ilustrasi karikatur Surya Paloh yang dikaitkan dengan ulasan isu politik mengenai rencana penggabungan Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Tuntutan Massa NasDem
Dalam orasinya, para kader NasDem menilai bahwa narasi yang dibangun dalam laporan utama tersebut menyimpang dari fakta dan tidak akurat. Massa menuntut agar pihak redaksi meminta maaf secara terbuka dan melakukan koreksi atas pemberitaan tersebut.
“Kami datang ke sini karena merasa pemberitaan tersebut tidak akurat. Kami menuntut Tempo meminta maaf atas dampak yang ditimbulkan dari pemberitaan ini,” ujar salah satu orator dari atas mobil komando di lokasi aksi.
Tanggapan Redaksi Majalah Tempo
Menanggapi gelombang protes tersebut, Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menegaskan bahwa seluruh produk jurnalistik yang diterbitkan pihaknya telah melalui proses verifikasi yang ketat dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
Meski menghargai aspirasi yang disampaikan secara langsung, Setri mendorong agar penyelesaian keberatan dilakukan melalui jalur formal yang telah diatur oleh negara. “Kami menyarankan agar setiap sengketa terhadap produk jurnalistik diselesaikan melalui mekanisme Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yakni melalui Dewan Pers,” ungkap Setri dalam keterangan resminya.
Permintaan Maaf atas Dampak Visual
Terkait visualisasi karikatur pada sampul yang dianggap menyinggung secara personal, redaksi Tempo menyampaikan permohonan maaf atas dampak emosional yang ditimbulkan bagi para kader dan simpatisan Partai NasDem.
“Berkaitan dengan dampak sampul laporan utama tersebut yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem Bapak Surya Paloh dan para kader, kami meminta maaf,” tambah Setri.
Pihak Tempo menyatakan tetap membuka ruang bagi Partai NasDem untuk memberikan klarifikasi atau Hak Jawab guna menjaga keberimbangan informasi sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik profesional.
Post a Comment