METRO – Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburrokhman, SH, MH, menekankan bahwa tantangan terbesar aktivis mahasiswa saat ini bukanlah pada agresivitas aksi, melainkan pada konsistensi cara berpikir. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar HMI dan PD KAHMI Kota Metro di Ballroom Hotel Grand Skuntum, Minggu (5/4/2026).
Dalam diskusi bertajuk "Sinergi Mahasiswa dan Legislator dalam Mewujudkan Sistem Hukum yang Bersih dan Berintegritas", tokoh nasional kelahiran Metro ini berbagi refleksi mengenai perjalanan panjangnya dari aktivis 98 hingga menjadi pimpinan parlemen.
Berpikir Linear dan Konsisten
Habiburrokhman menanggapi pertanyaan Ketua Cabang HMI Kota Metro, Adi Herlambang Saputra, mengenai wajah keadilan saat ini. Menurutnya, mahasiswa sering kali terjebak dalam dikotomi yang dibuat oleh sistem, sehingga kehilangan substansi pergerakan yang linear.
“HMI dikenal dengan agresivitasnya dalam menyatakan substansi pergerakan. Namun, menurut saya yang terpenting adalah bagaimana kita tetap konsisten dalam cara berpikir. Sejak dulu, saya selalu berusaha berpikir secara linear dan konsisten terhadap nilai-nilai yang saya yakini,” tegas pria yang akrab disapa Bang Habib tersebut.
Memahami Esensi Hukum
Mengenai sistem hukum di Indonesia, Habiburrokhman mengingatkan para kader bahwa memahami keadilan tidak bisa lepas dari dasar hukum pidana, yakni KUHP dan KUHAP. Ia secara implisit menjelaskan bahwa integritas hukum hanya bisa terwujud jika para pelakunya—baik mahasiswa sebagai pengawas maupun legislator sebagai pembuat kebijakan—memiliki pola pikir yang jernih dan tidak terkotak-kotak oleh kepentingan sesaat.
Reuni Tokoh dan Aktivis
Acara yang berlangsung hangat tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
Dr. Budiono (Ketua KAHMI Wilayah Lampung)
Dr. Muhammad Rafiq Adi Pradana (Wakil Walikota Metro)
Dr. Edy Irawan (Ketua Demokrat Lampung)
Amrullah, SH, MH (Ketua PD KAHMI Metro)
Serta para mantan Ketua Umum PB HMI dan tokoh budayawan lokal.
Profil Singkat Dr. Habiburrokhman, SH, MH
Habiburrokhman merupakan putra asli Kota Metro (lahir 17 September 1974) yang meniti karier dari bawah sebagai aktivis garis keras pada era 1998. Setelah menamatkan pendidikan S1 di Unila, S2 di UI, dan S3 di UNS Surakarta, ia dikenal luas sebagai advokat publik melalui Serikat Pengacara Rakyat (SPR) dan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Saat ini, ia memasuki periode kedua (2024-2029) di DPR RI dan menjabat sebagai Ketua Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.
Melalui momentum Halal Bihalal ini, diharapkan para kader HMI Kota Metro dapat menyerap semangat "berpikir linear" untuk terus mengawal jalannya demokrasi dan keadilan di tingkat lokal maupun nasional.
Post a Comment