ADILUWIH – Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, menghadiri rangkaian kegiatan Pengajian Akbar dalam rangka Khotmil Quran Bil Ghoib dan Khotmil Qutub di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussyafaat, Pekon Purwodadi, Kecamatan Adiluwih, Minggu (5/4/2026).
Acara yang berlangsung khidmat ini sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-5 Ponpes Darussyafaat serta menjadi ajang silaturahmi Halal bi Halal dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah.
Pesantren Sebagai Benteng Moral
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto menegaskan bahwa keberadaan pondok pesantren memiliki peran krusial yang melampaui fungsi pendidikan formal. Ia menilai pesantren adalah pilar utama dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara spiritual.
“Melalui peringatan Harlah ke-5 ini, kami berharap dapat menegaskan kembali peran pondok pesantren tidak hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai wadah kegiatan sosial dan pusat peradaban Islam yang rahmatan lil 'alamin,” ujar Bupati Riyanto di hadapan para santri dan tokoh masyarakat.
Ia menambahkan bahwa pesantren merupakan benteng moral bagi masyarakat Pringsewu di tengah dinamika zaman yang kian kompleks.
Momentum Mempererat Ukhuwah
Masih dalam suasana Syawal, Bupati Riyanto juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jamaah yang hadir. Ia berharap kegiatan pengajian akbar ini menjadi sarana untuk memperkokoh jalinan silaturahmi antarumat.
“Semoga momentum ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah kita, sehingga membawa keberkahan dan kedamaian bagi Kabupaten Pringsewu ke depan,” tambahnya.
Sinergi Pemerintah dan Ulama
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, unsur pimpinan kecamatan, serta para pemuka agama. Kehadiran jajaran pemerintahan daerah menunjukkan komitmen Pemkab Pringsewu dalam mendukung pertumbuhan institusi pendidikan berbasis agama di wilayah tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Pringsewu dan keberlanjutan dakwah Islam yang moderat serta menyejukkan.
Post a Comment