KOTABUMI, 3 Maret 2026 – Warga Dusun 6 Bernah, Desa Mulang Maya, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, digegerkan oleh penemuan jenazah seorang pria berinisial FF (34) pada Minggu (1/3) siang sekitar pukul 12.10 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar rumahnya, diduga akibat tindakan nekat mengakhiri hidup.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Christofel, mengonfirmasi kejadian tersebut berdasarkan laporan dari rekan kerja korban yang pertama kali menemukan lokasi kejadian.
Kronologi Penemuan Kejadian bermula saat istri korban, yang sedang berada di Jakarta, meminta rekan korban bernama Marhadi (34) untuk mengecek kondisi rumah. Permintaan ini menyusul adanya pesan ancaman dari FF yang menyatakan niat untuk mengakhiri hidup. Setibanya di lokasi, saksi mendapati pintu rumah tertutup dan menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam kamar tidur.
“Saksi segera meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian ini ke Polres Lampung Utara. Tim kami langsung turun untuk melakukan olah TKP dan evakuasi,” ujar AKP Ivan.
Motif dan Hasil Pemeriksaan Medis Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif tindakan korban diduga kuat dipicu oleh depresi akibat permasalahan keluarga. Korban diketahui terlibat perselisihan dengan sang istri yang mengakibatkan istrinya pergi ke Jakarta dua minggu lalu. Selama masa tersebut, keempat anak korban dititipkan di rumah mertua, sementara FF tinggal sendirian di rumah milik atasannya.
Pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tim medis RSUD HM Ryacudu Kotabumi menunjukkan bahwa tidak terdapat tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Ciri-ciri fisik yang ditemukan konsisten dengan indikasi kematian akibat gantung diri yang diperkirakan terjadi lebih dari lima jam sebelum ditemukan.
“Kondisi jenazah sudah mulai kaku saat ditemukan. Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP berupa tali tambang, ponsel korban, dan sebilah golok untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tambah AKP Ivan.
Imbauan Kepolisian Pihak kepolisian menyatakan bahwa jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Atas kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi mental kerabat atau tetangga yang sedang menghadapi masalah berat dan menyarankan untuk mencari bantuan profesional atau mediasi jika terjadi konflik keluarga yang pelik.
Post a Comment