JATI AGUNG, 9 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menunjukkan aksi nyata dalam penanganan dampak banjir dengan menyalurkan bantuan logistik secara masif kepada 1.175 Kepala Keluarga (KK) di empat kecamatan, Minggu (8/3). Langkah ini merupakan instruksi langsung Bupati Radityo Egi Pratama untuk memastikan pemenuhan cadangan pangan warga terdampak tetap terjaga.
Penyaluran bantuan dilakukan serentak di Kecamatan Jati Agung, Natar, Tanjung Bintang, dan Tanjung Sari. Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Supriyanto, yang mewakili Bupati, menyerahkan langsung bantuan di titik konsentrasi terbesar yakni Kantor Camat Jati Agung.
Data Distribusi Bantuan Beras (CPPD): Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, bantuan beras masing-masing 10 kg didistribusikan dengan rincian:
Kecamatan Jati Agung: 865 KK (Penerima terbanyak)
Kecamatan Natar: 143 KK
Kecamatan Tanjung Bintang: 117 KK
Kecamatan Tanjung Sari: 50 KK
Sinergi Program CSR 10 Perusahaan Keunikan dalam penanganan kali ini adalah keterlibatan aktif sektor industri. Sebanyak 10 perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) turut mendonasikan berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari telur, mi instan, roti, kasur, selimut, hingga paket peralatan dapur.
Sepuluh perusahaan tersebut meliputi: Senaya, PT Konverta Mitra Abadi, ASDP, BBJ, PT Optima Nusa Tujuh, PT Natar Gerbang Angkasa, PT Charoen Pokphand Feedmill Lampung, Starlight Cabin, Krakatoa Grup (Junglea Sea dan Elty), serta PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.
“Bapak Bupati menyampaikan pesan agar masyarakat tetap bersabar. Pemerintah hadir bersama dunia usaha melalui kolaborasi CSR. Ini membuktikan bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab kolektif semua pihak,” ujar Sekda Supriyanto.
Mitigasi Jangka Panjang Selain bantuan darurat, Pemkab Lampung Selatan telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan BPBD untuk meninjau akar masalah teknis di lapangan. Koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) akan segera dilakukan guna merumuskan solusi permanen atas luapan air yang kerap merendam pemukiman warga di wilayah perbatasan.
Pemkab Lampung Selatan berkomitmen untuk terus memantau kondisi kesehatan dan kebutuhan dasar warga hingga situasi benar-benar pulih dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal.
Post a Comment