BANDAR LAMPUNG – Masjid Raya Al Bakrie, Enggal, menjadi saksi bisu pertemuan hangat para tokoh bisnis nasional dan daerah. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, hadir langsung dalam acara Silaturahmi Ramadhan dan Buka Puasa Bersama (Bukber) pengusaha Lampung, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan menjadi ajang reuni akbar sekaligus diskusi strategis mengenai masa depan ekonomi Lampung.
Pulang ke Tanah Leluhur
Bagi Anindya Bakrie, kunjungan ini terasa sangat emosional. Sebagai cucu dari pengusaha legendaris kelahiran Lampung, Achmad Bakrie, dan putra dari tokoh nasional Aburizal Bakrie, Anindya merasa sedang pulang ke kampung halaman.
"Rasanya seperti ketemu keluarga besar di kampung halaman sendiri. Lampung adalah tanah leluhur kami," ujar Anindya di hadapan para pengusaha. Ia menekankan bahwa dinamika ekonomi yang cepat tidak boleh menghilangkan empati dunia usaha terhadap masyarakat sekitar.
Dihadiri Tokoh-Tokoh Strategis
Momen bukber ini semakin berbobot dengan kehadiran deretan tokoh penting yang memiliki pengaruh besar di panggung bisnis dan politik nasional maupun daerah:
Erwin Aksa: CEO Bosowa Grup sekaligus Anggota Fraksi Golkar DPR RI.
M. Alzier Dianis Thabranie: Mantan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia dan Ketua Dewan Penasehat Kadin Lampung.
Muhammad Khadafi: Ketua Kadin Lampung.
Yusuf Kohar: Tokoh APINDO sekaligus mantan Wakil Walikota Bandar Lampung.
Muhar Gusti (Muang): Senior HIPMI Lampung.
Filantropi di Tengah Ramadhan
Selain diskusi ekonomi, acara ini diisi dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim sebagai wujud syukur atas rezeki dunia usaha.
“Rezeki yang kita peroleh sebagian merupakan hak saudara-saudara kita yang kurang mampu. Kegiatan sosial ini adalah pengingat agar dunia usaha tetap menumbuhkan empati di tengah dinamika ekonomi yang keras,” tambah Direktur Utama & CEO Bakrie & Brothers tersebut.
Nostalgia Kuliner Legendaris
Kehangatan silaturahmi berlanjut hingga usai salat Isya dan Tarawih. Para tokoh lintas generasi ini tampak membaur tanpa sekat. Diskusi santai kemudian ditutup dengan mencicipi kuliner legendaris Lampung, Nasi Uduk Toha di Jalan Kartini, yang semakin menambah kental nuansa nostalgia dan keakraban para "arsitek ekonomi" tersebut.
Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pengusaha nasional asal Lampung dengan para pelaku usaha lokal untuk mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Lampung.
Post a Comment