BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi menetapkan daftar paket strategis untuk Tahun Anggaran (TA) 2026. Melalui Keputusan Gubernur Nomor: G/52/B.05/HK/2026 tertanggal 4 Maret 2026, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengalokasikan total anggaran mencapai Rp417,93 miliar untuk mengakselerasi pembangunan di berbagai sektor vital.
Dokumen kebijakan strategis tersebut telah dipublikasikan melalui laman resmi pemerintah provinsi pada Jumat (27/3/2026), menunjukkan komitmen transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah.
Infrastruktur Jalan Jadi Tulang Punggung Pembangunan
Sektor infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama dengan alokasi sebesar Rp365 miliar, yang dikelola oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung. Anggaran ini difokuskan pada lima proyek besar melalui skema Pinjaman Daerah untuk memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga.
Daftar Proyek Infrastruktur Jalan Strategis 2026:
Preservasi Ruas Bandar Jaya – Sp. Mandala (Lamteng): Rp100 Miliar.
Pelebaran Lajur Sp. Korpri – Purwotani (Lamsel): Rp100 Miliar.
Preservasi Ruas Gedong Aji – Umbul Mesir (Tulang Bawang): Rp70 Miliar.
Preservasi Ruas Kasui – Air Ringkih (Way Kanan): Rp55 Miliar.
Preservasi Ruas Padang Ratu – Pekurun Udik (Lamteng): Rp40 Miliar.
Modernisasi Layanan Kesehatan dan Irigasi
Selain infrastruktur fisik, sektor kesehatan melalui RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) memperoleh anggaran sebesar Rp49,79 miliar. Dana ini dialokasikan untuk pembangunan fasilitas medis canggih, termasuk lanjutan Gedung Nuklir (SPECT), bunker radioterapi (LINAC), serta pengadaan alat laboratorium tuberkulosis (TB).
Sementara itu, di sektor ketahanan pangan dan kesehatan lingkungan, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air mendapatkan alokasi Rp2,4 miliar untuk rehabilitasi jaringan irigasi Way Kandis. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga menerima Rp739,56 juta khusus untuk pengadaan laboratorium kultur TB.
Mendorong Percepatan Ekonomi Daerah
Penetapan paket strategis ini diharapkan dapat menjadi stimulan pertumbuhan ekonomi di tingkat kabupaten/kota. Dengan jalan yang mantap dan fasilitas kesehatan yang mumpuni, biaya logistik diharapkan menurun dan kualitas hidup masyarakat Lampung semakin meningkat.
Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa pelaksanaan seluruh paket strategis ini akan diawasi secara ketat guna memastikan ketepatan waktu dan kualitas pekerjaan sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam Keputusan Gubernur.
Post a Comment