PRINGSEWU, 27 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Pringsewu resmi menutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026, Kamis (26/3). Program hasil kolaborasi strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan IM Japan ini berhasil meluluskan 63 peserta yang kini siap melangkah ke tahapan profesional di Negeri Sakura.
Acara penutupan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, serta dihadiri oleh Direktur IM Japan, Ozawa Yoriko, jajaran perangkat daerah, kepala SMK, dan para orang tua peserta.
Investasi SDM Menuju Pringsewu MAKMUR Bupati Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa program pemagangan ini merupakan pilar penting dalam mewujudkan visi Pringsewu MAKMUR (Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius). Pelatihan tahap I ini difokuskan pada penguatan fondasi mental, kedisiplinan, penguasaan bahasa, serta adaptasi budaya kerja Jepang.
“Kesempatan ini sangat berharga bagi pemuda Pringsewu. Saya berpesan, manfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. Jaga nama baik keluarga, daerah, dan bangsa Indonesia di mata dunia,” ujar Bupati Riyanto.
Kepercayaan Internasional bagi Pringsewu Kesuksesan penyelenggaraan program ini membuahkan kepercayaan lebih dari pihak kementerian dan mitra internasional. Kabupaten Pringsewu kembali ditunjuk sebagai lokasi rekrutmen yang akan dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni pada Juli dan November 2026.
Direktur IM Japan, Ozawa Yoriko, mengapresiasi komitmen Pemkab Pringsewu dalam menyiapkan peserta. Menurutnya, program ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membuka cakrawala peluang karir masa depan bagi para peserta saat kembali ke tanah air nantinya.
Mencetak Generasi Unggul Dengan kelulusan 63 peserta ini, Pemkab Pringsewu membuktikan perannya dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kelas tenaga kerja lokal menjadi tenaga kerja global. Dukungan penuh dari orang tua dan sinergi dengan sekolah-sekolah kejuruan (SMK) diharapkan terus berlanjut guna menjaring lebih banyak talenta potensial pada rekrutmen gelombang berikutnya.
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil ‘alamin, pelatihan tahap I ini secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkas Bupati Riyanto disambut antusiasme para peserta.
Post a Comment