PRINGSEWU, 15 Maret 2026 – Upaya menciptakan suasana Ramadan dan menjelang Idulfitri yang damai di Kabupaten Pringsewu hampir ternoda oleh aksi tawuran remaja. Tim gabungan Polres Pringsewu berhasil menggagalkan rencana bentrokan antarkelompok bersenjata tajam di Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Pajaresuk, Sabtu dini hari (14/3).
Meskipun para pelaku berhasil melarikan diri saat aksi kejar-kejaran dengan petugas, polisi berhasil mengamankan gudang senjata darurat yang ditinggalkan para remaja tersebut di lokasi kejadian.
Temuan Senjata Mematikan Petugas yang dipimpin Kapospam Pendopo, Ipda Fahrizal, mengamankan sejumlah barang bukti yang sangat berbahaya, di antaranya:
4 bilah celurit besar (klewang) dan 1 bilah parang.
2 bom molotov siap ledak.
1 buah gear motor terikat kain (gir maut).
2 kembang api besar dan 4 unit sepeda motor milik pelaku.
Bukan Sekadar Kenakalan Remaja Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra melalui Kasi Humas AKP Priyono menegaskan bahwa penggunaan bahan peledak dan senjata tajam dalam tawuran sudah masuk dalam ranah tindak pidana serius.
“Ini sudah sangat berbahaya karena menggunakan senjata tajam bahkan bahan peledak yang bisa membahayakan keselamatan orang lain. Ini bukan lagi sekadar kenakalan remaja biasa,” tegas AKP Priyono, Minggu (15/3).
Respons Cepat dan Penegakan Hukum Polres Pringsewu mencatat fenomena ini masih berulang meskipun delapan remaja sebelumnya telah diamankan dalam kasus serupa. Pihak kepolisian mengapresiasi warga yang melaporkan kejadian melalui Pos Pengamanan Pendopo pukul 01.30 WIB, sehingga potensi jatuhnya korban jiwa dapat dicegah sejak dini.
Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pringsewu Kota. Polisi berkomitmen melakukan penyelidikan intensif untuk memburu para pemilik kendaraan dan senjata tersebut. Masyarakat diimbau untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka di malam hari dan segera melaporkan gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110.
Post a Comment