Sinergi Ekonomi Biru: Gubernur Mirza Gandeng PT Damai Fajar Sentosa Perkuat Industri Maritim Lampung

 



BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi memperkuat ekosistem industri maritim dengan menjalin kerja sama ketenagakerjaan strategis bersama PT Damai Fajar Sentosa (DFS). Langkah ini diambil guna mengoptimalkan potensi kelautan Lampung sebagai motor penggerak ekonomi baru, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat infrastruktur transportasi laut.

Kesepakatan ini dimatangkan dalam Rapat Kerja Sama Ketenagakerjaan dan Pertumbuhan Ekonomi Kemaritiman yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ruang Kerja Gubernur, Jumat (6/2/2026).

Industri Perkapalan Sebagai Tulang Punggung Konektivitas

Gubernur Mirza menilai kehadiran PT DFS sangat krusial bagi Lampung, terutama dalam mendukung layanan pembangunan dan perbaikan kapal. Sektor ini dianggap sebagai pendukung utama bagi tiga pilar ekonomi Lampung:

  1. Industri Perikanan: Memastikan armada tangkap nelayan memiliki dukungan teknis yang memadai.

  2. Transportasi Laut: Memperkuat konektivitas antar-wilayah pesisir.

  3. Sektor Pariwisata: Mendukung sarana transportasi bahari yang aman dan modern.

Dukung Pertumbuhan Wisata 24,7 Juta Kunjungan

Gubernur menekankan bahwa penguatan layanan kemaritiman harus berbanding lurus dengan pesatnya pertumbuhan pariwisata Lampung. Data mencatat sepanjang tahun 2025, kunjungan wisatawan ke Lampung mencapai angka fantastis, yakni 24,7 juta orang.

“Angka kunjungan wisatawan yang sangat tinggi ini harus didukung dengan infrastruktur dan layanan kemaritiman yang memadai. Kehadiran PT DFS diharapkan memperkuat daya saing pariwisata kita melalui industri pendukung transportasi laut yang lebih baik,” ujar Gubernur Mirza.

Lampung Sebagai Hub Maritim Strategis

Direktur Utama PT DFS, Achmad Widjaja, menyatakan bahwa posisi geografis Lampung memberikan keunggulan kompetitif yang luar biasa di Indonesia. Ia berkomitmen untuk menjadikan PT DFS sebagai mitra yang berkontribusi langsung pada kemajuan daerah.

“Kami melihat Lampung memiliki potensi maritim yang sangat strategis. Kami berharap kehadiran kami didukung sepenuhnya agar bisa berkontribusi dalam memajukan sektor maritim, menciptakan lapangan kerja bagi putra daerah, dan mendorong pariwisata Lampung ke tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Achmad Widjaja.

Kerja sama ini diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya ekosistem industri maritim yang mandiri di Provinsi Lampung, sekaligus menurunkan angka pengangguran melalui penyerapan tenaga kerja di sektor teknis perkapalan.

Post a Comment

Previous Post Next Post