PRINGSEWU, 27 Februari 2026 – Jajaran Polsek Sukoharjo, Polres Pringsewu, melakukan tindakan tegas terhadap maraknya aksi balap liar yang kerap terjadi di waktu menjelang berbuka puasa (ngabuburit). Dalam operasi yang digelar Rabu (25/2) sore, petugas berhasil mengamankan 30 remaja dan 17 unit sepeda motor di jalur penghubung Pekon Pandansari Selatan menuju Pekon Sukoharjo IV.
Razia yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko, menggunakan strategi blokade dua arah. Petugas mengepung akses utama lokasi sehingga para pelaku balap liar tidak memiliki celah untuk melarikan diri.
“Langkah ini merupakan respons cepat kepolisian atas keluhan warga yang resah dengan aksi balap liar yang mengganggu pengguna jalan. Kami berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan,” tegas AKP Juniko, Kamis (26/2).
Pembinaan dan Pemanggilan Orang Tua Seluruh remaja yang terjaring razia langsung dibawa ke Mapolsek Sukoharjo untuk pendataan. Sebagai bentuk pembinaan, pihak kepolisian memanggil orang tua masing-masing pemilik kendaraan agar turut bertanggung jawab mengawasi aktivitas anak-anak mereka.
[Image: Personel Polsek Sukoharjo saat mendata belasan sepeda motor hasil razia balap liar di Mapolsek setempat]
Antisipasi Kenakalan Remaja Selama Ramadan Kapolsek menjelaskan bahwa selama Ramadan, potensi kenakalan remaja seperti balap liar, perang sarung, hingga penyalahgunaan petasan cenderung meningkat. Oleh karena itu, patroli rutin dan penyuluhan akan terus diintensifkan di wilayah hukum Polsek Sukoharjo.
“Jika di kemudian hari ditemukan remaja yang sudah pernah diamankan kembali terlibat aksi serupa, kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” lanjut Juniko.
Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih aktif mengawasi buah hatinya, terutama pada sore hingga malam hari, serta mendorong mereka untuk mengisi waktu Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.
Post a Comment