KALIANDA – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sukses menggelar Upacara Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Terminal Pasar Inpres Kalianda, Rabu (4/2/2026). Namun, kekhidmatan acara yang dipimpin oleh Bupati Radityo Egi Pratama tersebut kontras dengan pemandangan memprihatinkan dari infrastruktur di lokasi kegiatan.
Di tengah pelantikan yang mengusung misi peningkatan kualitas pelayanan publik, sebuah bangunan tua di area terminal tampak dalam kondisi rapuh dengan atap runtuh dan tiang penyangga yang keropos, sehingga mengancam keselamatan warga dan aparatur yang hadir.
Antara Amanah Jabatan dan Keselamatan Warga
Sebanyak 64 pejabat resmi menerima amanah baru dalam prosesi yang kental dengan nuansa adat Lampung tersebut. Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah penyegaran birokrasi demi pelayanan yang lebih profesional.
“Tunjukkan kinerja terbaik, jaga etika birokrasi, dan berikan pelayanan yang cepat, tepat, serta berpihak kepada masyarakat Lampung Selatan,” ujar Bupati Radityo Egi Pratama dalam sambutannya.
Namun, instruksi mengenai "pelayanan yang berpihak pada masyarakat" tersebut dirasa berbanding terbalik dengan kondisi fisik lokasi pelantikan. Para pengemudi angkutan kota dan tukang ojek di Terminal Pasar Inpres menyatakan kecemasan mendalam atas dibiarkannya bangunan rusak tersebut.
Suara dari Akar Rumput: Urgensi Mitigasi Bencana
Masyarakat setempat menilai lokasi yang dipilih untuk kegiatan resmi pemerintah daerah seharusnya menjadi contoh bagi standar keamanan fasilitas publik.
Kekhawatiran Warga: "Kalau angin kencang, kami takut bisa menimpa siapa saja. Harusnya segera diperbaiki atau dibongkar sebelum ada kejadian," ungkap salah satu warga di lokasi.
Kondisi Fisik: Atap bangunan sudah banyak yang hilang dan struktur utama mulai miring, menciptakan risiko tinggi di pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Post a Comment