KOTABUMI – Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Lampung Utara, Drs. H. Kadarsyah, melakukan peninjauan darurat terhadap amblasnya badan jalan di Jalan Bougenville, Kelurahan Kelapa Tujuh, Selasa (3/2/2026). Tingginya intensitas hujan dalam sepekan terakhir memicu gerusan tanah bawah permukaan yang menyebabkan struktur jalan kehilangan penopang dan berisiko longsor susulan.
Penutupan Akses Demi Keselamatan
Berdasarkan hasil investigasi teknis di lokasi, Dinas SDABMBK memutuskan untuk menutup total akses Jalan Bougenville bagi seluruh kendaraan. Keputusan ini diambil karena kondisi struktur tanah di bawah aspal terpantau sudah kosong (kopong) akibat pengikisan air yang berlangsung lama.
“Kondisi ini sangat berbahaya. Struktur tanah penopang jalan sudah tidak ada lagi, sehingga potensi longsor susulan sangat tinggi. Kami meminta masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintas dan menggunakan jalur alternatif demi keselamatan jiwa,” tegas Kadarsyah di lokasi peninjauan.
Mekanisme Perbaikan Melalui Dana BTT
Mengingat kerusakan ini masuk dalam kategori bencana alam yang memerlukan penanganan mendesak, Dinas SDABMBK akan menempuh jalur administratif prioritas untuk mempercepat perbaikan fisik.
Rencana Tindak Lanjut Pemerintah Daerah:
Laporan Bupati: Mengajukan permohonan penggunaan dana Belanja Tak Terduga (BTT) atau dana tanggap darurat pemerintah daerah.
Kajian Teknis: Melakukan investigasi mendalam terhadap saluran air di bawah jalan guna menemukan titik kebocoran yang memicu erosi bawah tanah.
Pemasangan Rambu: Memperketat barikade dan rambu peringatan di kedua ujung jalan untuk memastikan tidak ada warga yang menerobos area rawan.
Analisis Penyebab: Gerusan Air Bawah Tanah
Kadarsyah menjelaskan bahwa fenomena amblasnya jalan ini diduga akibat adanya lubang kecil yang terus tergerus aliran air hujan secara terus-menerus. Proses ini menghilangkan kepadatan tanah di bawah permukaan aspal secara perlahan hingga akhirnya terjadi runtuhan yang terlihat di permukaan jalan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mengimbau warga Kelapa Tujuh dan pengguna jalan di wilayah Kotabumi Selatan untuk bersabar selama proses administrasi dan perbaikan berjalan, serta tetap waspada terhadap potensi bencana serupa di titik-titik rawan longsor lainnya.
Post a Comment