Bayar Pajak Kini Tinggal Scan: Pemkot Bandar Lampung Distribusikan 213 Ribu Barcode PBB untuk Genjot Target Rp130 Miliar

 



BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan lompatan besar dalam digitalisasi layanan publik dengan meluncurkan sistem pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) berbasis barcode. Sebanyak 213.839 stiker barcode mulai disebar ke seluruh rumah warga bersamaan dengan pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) tahun 2026.

Plh. Kepala Bapenda Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk menghapus hambatan administratif dan memberikan kemudahan akses bagi wajib pajak.

Satu Scan untuk Semua Tagihan

Keunggulan utama dari sistem barcode ini adalah integrasi data tunggakan. Wajib pajak kini tidak perlu lagi datang ke kantor dinas untuk mengecek sisa tagihan tahun-tahun sebelumnya.

  • Layanan Terpadu: Melalui satu kali pindai (scan), warga dapat melihat tagihan tahun berjalan sekaligus melunasi tunggakan dari tahun-tahun sebelumnya.

  • Mandiri: Wajib pajak dapat mengunduh dokumen SPPT PBB-P2 tahun 2025 secara mandiri melalui ponsel.

  • Pengembangan Masa Depan: Kedepannya, layanan pembetulan data dan mutasi administrasi PBB juga akan diintegrasikan ke dalam sistem digital ini.

Target Pendapatan Rp130 Miliar

Pemkot Bandar Lampung menetapkan target ambisius untuk penerimaan PBB-P2 tahun anggaran 2026 sebesar Rp130 miliar. Angka ini terbagi menjadi dua fokus utama:

  1. Rp91 Miliar: Realisasi ketetapan pajak tahun berjalan.

  2. Rp39 Miliar: Optimalisasi penagihan tunggakan pajak lama.

Sebaran Distribusi: Kemiling Terbanyak

Distribusi barcode dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan camat, lurah, hingga Ketua RT sebagai ujung tombak. Kecamatan Kemiling tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima barcode terbanyak, yakni 21.079 stiker, sementara Kecamatan Enggal menerima jumlah paling sedikit yakni 6.484 stiker.

"Kami mengimbau warga untuk segera menempelkan stiker barcode tersebut di area rumah yang terlihat atau menyimpannya di tempat aman agar proses pembayaran rutin setiap tahun menjadi jauh lebih praktis," ujar Yusnadi, Kamis (29/1/2026).


Tabel: Sebaran Stiker Barcode di 5 Kecamatan Tertinggi

KecamatanJumlah Stiker Barcode
Kemiling21.079
Sukabumi16.295
Sukarame13.870
Way Halim13.503
Panjang12.729

Post a Comment

Previous Post Next Post