Amankan Stok Lebaran: Pemkot Bandar Lampung Terima 500 Dosis Vaksin PMK Tahap I untuk Ternak

 




BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pertanian mulai memperketat proteksi kesehatan hewan ternak guna mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Langkah ini dilakukan sebagai persiapan dini menjamin keamanan konsumsi daging menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Dedeh Ernawati Fauzie, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima distribusi bantuan 500 dosis vaksin PMK tahap pertama dari Pemerintah Provinsi Lampung pada akhir Januari ini.

Pendataan Presisi Sebelum Eksekusi

Sebelum memulai penyuntikan, Dinas Pertanian saat ini sedang melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap populasi sapi dan kambing di wilayah Bandar Lampung. Pendataan ini bertujuan agar vaksinasi berjalan tepat sasaran dan memantau potensi gejala klinis di lapangan.

“Inventarisasi penting untuk mengetahui jumlah pasti hewan yang akan divaksin serta mendeteksi dini jika ada indikasi PMK. Sejauh ini, hasil pemantauan kami menunjukkan belum ada hewan ternak di Bandar Lampung yang terindikasi terjangkit PMK,” jelas Dedeh, Jumat (30/1/2026).

Edukasi dan Pendampingan Dokter Hewan

Selain intervensi medis melalui vaksin, Pemkot juga mengerahkan tim dokter hewan untuk memberikan edukasi langsung kepada para peternak. Fokus pendampingan meliputi:

  • Sanitasi Kandang: Rutinitas pembersihan area ternak untuk memutus rantai virus.

  • Nutrisi Pakan: Pemberian pakan berkualitas guna menjaga imunitas hewan.

  • Vaksinasi Terjadwal: Memastikan hewan mulai divaksinasi sejak usia 3 bulan.

Antisipasi Lonjakan Lalu Lintas Ternak

Dedeh menekankan bahwa kewaspadaan ditingkatkan karena menjelang Lebaran, arus lalu lintas hewan ternak dari luar daerah biasanya meningkat pesat. Vaksinasi tahap pertama ini diharapkan menjadi benteng awal perlindungan bagi peternak lokal.

"Kami berharap ada tambahan dosis pada tahap berikutnya agar seluruh populasi ternak terlindungi maksimal. Upaya ini dilakukan agar masyarakat merasa aman dan tenang dalam memenuhi kebutuhan hewan ternak menjelang Idul Fitri," pungkasnya.

Post a Comment

Previous Post Next Post