BANDAR LAMPUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung mencatat capaian signifikan dalam penataan jaringan transportasi publik sepanjang tahun 2025. Di bawah arahan Gubernur Mirza dan Wakil Gubernur Jihan, Lampung kini resmi mengoperasionalkan empat Terminal Tipe B tambahan guna memperkuat pengawasan angkutan umum dan meminimalisir kemunculan "terminal bayangan".
Perluasan Jaringan Terminal di Empat Kabupaten
Empat terminal baru yang telah beroperasi tersebut merupakan bagian dari kewenangan pemerintah provinsi untuk memastikan konektivitas antarkabupaten/kota berjalan tertib dan aman. Lokasi terminal tersebut meliputi:
Terminal Gadingrejo (Kabupaten Pringsewu/Pesawaran)
Terminal Liwa (Kabupaten Lampung Barat)
Terminal Tulang Bawang (Kabupaten Tulang Bawang)
Terminal Gaya Baru (Kabupaten Lampung Tengah)
Kepala Dishub Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menegaskan bahwa penambahan ini merupakan lonjakan positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Dalam satu tahun evaluasi bersama pimpinan daerah, kita berhasil menambah empat operasional terminal sekaligus untuk melayani masyarakat," ujar Bambang, Selasa (3/2/2026).
Fungsi Strategis: Pengawasan dan Ketertiban
Keberadaan terminal-terminal ini memiliki dua fungsi utama yang krusial bagi mobilitas daerah:
Penertiban Lalu Lintas: Menghilangkan kebiasaan menaikkan/menurunkan penumpang di pinggir jalan yang memicu kemacetan.
Otoritas Pengawasan: Berbeda dengan inspeksi di jalan raya, Dishub memiliki kewenangan penuh untuk melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) setiap hari di dalam area terminal tanpa harus didampingi kepolisian.
Optimalisasi PAD Melalui Pemanfaatan Aset
Meski UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD) menghapus beberapa sumber retribusi, Dishub Lampung tetap memproyeksikan terminal sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui skema pemanfaatan aset, seperti:
Sewa kios dan tenan usaha bagi UMKM.
Retribusi parkir pengantar.
Kerjasama layanan jasa di lingkungan terminal.
Target Masa Depan: 19 Terminal dan Integrasi Strategis
Dishub Lampung menargetkan total kepemilikan jaringan Terminal Tipe B mencapai 19 unit di seluruh kabupaten/kota. Selain itu, pengembangan terminal integrasi di kawasan ITERA dan kawasan Bakauheni tengah disiapkan untuk mendukung mobilitas dari pintu masuk utama Pulau Sumatera.
"Terminal adalah sarana resmi yang menjamin kenyamanan penumpang. Kami ingin terminal menjadi pusat integrasi yang modern dan mandiri secara ekonomi," tutup Bambang.
Post a Comment