Lampung Segera Perbaiki 17 Ruas Jalan Strategis, Kemenkeu Restui Pinjaman Rp1 Triliun via Bank bjb

 



BANDAR LAMPUNG, 12 Januari 2026 – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam melakukan percepatan perbaikan infrastruktur jalan mendapat lampu hijau dari Pemerintah Pusat. Kementerian Keuangan resmi memberikan izin kepada Pemprov Lampung untuk mengajukan pinjaman senilai Rp1 Triliun yang akan difokuskan sepenuhnya pada peningkatan kualitas jalan di 11 kabupaten/kota.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menyatakan bahwa koordinasi bersama BPKAD dan Bapenda di Kementerian Keuangan pekan lalu membuahkan hasil positif. Saat ini, Pemprov tinggal menunggu surat izin pelampauan defisit sebelum mencairkan dana melalui bank bjb.


Target Pembangunan: 18 Paket Pekerjaan (98,45 KM)

Dana pinjaman ini akan dialokasikan untuk membiayai 18 paket pekerjaan yang mencakup 17 ruas jalan strategis. Fokus pembangunan diarahkan pada konektivitas antarwilayah dan jalur logistik pangan. Berikut adalah rincian ruas jalan yang akan diperbaiki:

Wilayah Lampung Tengah & Sekitarnya (Fokus Utama):

  • Bandar Jaya – Sp. Mandala (10 km)

  • Padang Ratu – Kalirejo (7 km)

  • Kalirejo – Bangunrejo (6 km)

  • Padang Ratu – Pekurun Udik (4 km)

  • Kalirejo – Pringsewu (2,5 km)

  • Wates – Metro (1,5 km)

Wilayah Way Kanan & Lampung Barat:

  • Tegal Mukti – Tajab (8,75 km)

  • Kasui – Air Ringkih / Bts. Sumsel (5,5 km)

  • Suoh – Sp. Blok 9 (4 km)

Wilayah Pesisir & Selatan (Pariwisata & Industri):

  • Sp. Korpri – Purwotani / Akses Kota Baru (Pelebaran 10 km)

  • Lempasing – Padang Cermin (2,5 km)

  • Jl. R.E. Martadinata, Bandar Lampung (3,2 km)

  • Sp. Teluk Kiluan – Sp. Umbar & Sp. Umbar – Putih Doh (Total 5 km)

Wilayah Mesuji & Tulang Bawang:

  • Brabasan – Wiralaga (10 km)

  • Gedong Aji – Umbul Mesir (Total 13,5 km dalam 2 paket)

  • Jabung – Sp. Labuhan Maringgai (5 km)

Dampak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Pembangunan jalan sepanjang hampir 100 km ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi bagi warga Lampung. Taufiqullah menekankan bahwa pemilihan ruas jalan ini didasarkan pada urgensi aksesibilitas ekonomi.

“Harapannya minggu ini izin keluar dan kita langsung proses. Dana ini sangat krusial untuk memperkuat ketahanan pangan dan akses perekonomian masyarakat di pelosok hingga daerah penyangga,” ujar Taufiqullah, Senin (12/1).

Kemitraan Strategis dengan Bank bjb

Pemilihan bank bjb sebagai mitra pembiayaan menunjukkan kepercayaan lembaga keuangan terhadap kapasitas fiskal Pemprov Lampung. Pinjaman ini dirancang dengan skema yang tetap menjaga stabilitas APBD namun mampu memberikan dampak instan pada kelancaran arus barang dan jasa.


Analisis Konteks: Keputusan melakukan pinjaman sebesar Rp1 triliun ini merupakan langkah berani di awal tahun 2026 untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur. Penekanan pada ruas Bandar Jaya – Sp. Mandala dan Brabasan – Wiralaga (masing-masing 10 km) menunjukkan prioritas pada jalur logistik pertanian dan perkebunan. Selain itu, pelebaran jalan Sp. Korpri – Purwotani sangat relevan dengan pembangunan Sekolah Rakyat yang baru saja di-ground breaking di kawasan Kota Baru.

Post a Comment

Previous Post Next Post