PRINGSEWU – Konektivitas di wilayah utara Kabupaten Pringsewu memasuki babak baru. Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, secara resmi melakukan prosesi ground breaking atau peletakan batu pertama proyek Preservasi Ruas Jalan Banyumas–Way Kunyir, Jumat (30/1/2026). Proyek strategis ini merupakan bagian dari realisasi Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Umi Laila, S.Ag., Ketua DPRD Pringsewu Suherman, S.E., Anggota DPR RI Mukhlis Basri, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat.
Sinergi Pendanaan Pusat dan Daerah
Pembangunan jalan sepanjang 13,65 kilometer ini didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2025–2026 dengan nilai investasi mencapai Rp48,83 miliar. Proyek ini menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Pemerintah Pusat dalam menjemput bola anggaran demi pembangunan daerah.
“Pembangunan ruas jalan ini bukan sekadar membangun aspal, tetapi tentang membuka urat nadi ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi warga di Banyumas dan Pagelaran Utara. Ini adalah ikhtiar kita meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas Bupati Riyanto.
Target 180 Hari Kalender
Proyek preservasi ini akan mencakup perbaikan menyeluruh pada aspek:
Perkerasan Jalan: Meningkatkan kualitas jalan agar mampu menahan beban logistik.
Pelebaran Jalan: Menyesuaikan dengan standar keamanan dan volume kendaraan.
Sistem Drainase: Memastikan ketahanan jalan terhadap cuaca guna meminimalisir kerusakan dini.
Pekerjaan ditargetkan rampung dalam 180 hari kalender. Bupati menginstruksikan kepada pihak pelaksana agar bekerja secara profesional, tepat waktu, dan mematuhi spesifikasi teknis tanpa mengabaikan kenyamanan mobilitas warga selama masa konstruksi.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Ruas Banyumas–Way Kunyir selama ini merupakan jalur vital namun kondisinya belum optimal. Dengan peningkatan status jalan ini, Pemerintah Kabupaten Pringsewu optimis kesenjangan pembangunan antarwilayah dapat ditekan dan arus distribusi komoditas unggulan dari utara menuju pusat kota akan semakin lancar.
[Image: Bupati Riyanto Pamungkas, wearing a safety vest and helmet, operating a mini excavator during the groundbreaking ceremony, flanked by regional officials and a large banner showing the map of the 13.65 km road project]
Keberhasilan proyek Inpres ini diharapkan menjadi pemantik bagi pertumbuhan sektor-sektor produktif lainnya di sepanjang jalur penghubung Kecamatan Banyumas dan Pagelaran Utara.
Post a Comment