Pertahankan Konsistensi Transparansi, Pesawaran Raih Predikat Informatif pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Lampung 2025



Bandar Lampung, 8 Desember 2025 – Pemerintah Kabupaten Pesawaran berhasil mempertahankan predikat Informatif—kategori tertinggi—dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tingkat Provinsi Lampung tahun 2025. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung, Senin, 8 Desember 2025.

Pemkab Pesawaran meraih predikat ini pada kategori Pemerintah Kabupaten/Kota dengan total nilai mencapai 91,6. Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, didampingi Kadis Kominfotiksan Jayadi Yasa dan jajaran pejabat fungsional.

Jajaran Daerah Konsisten Informatif

Pesawaran menjadi salah satu dari tujuh daerah yang berhasil mempertahankan kategori Informatif, bersama Kota Bandar Lampung, Kabupaten Tulang Bawang, Way Kanan, Pringsewu, Pesisir Barat, dan Lampung Barat. Selain itu, perwakilan dari Pesawaran, Desa Batang Hari Ogan, Kecamatan Tegineneng, juga meraih predikat Menuju Informatif dengan nilai 85,6.

Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung, Dery Hendryan, menjelaskan bahwa proses monitoring dan evaluasi (Monev) tahun ini melibatkan 264 badan publik dari 10 kategori dan dilaksanakan selama 130 hari kalender. Dari proses ketat tersebut, sebanyak 45 badan publik dinyatakan memenuhi standar kategori informatif.

Keterbukaan sebagai Fondasi Kepercayaan Publik

Ketua KI Provinsi Lampung, Erizal, menegaskan bahwa kegiatan Monev ini bertujuan mengukur pelaksanaan KIP, menilai komitmen badan publik, dan mengevaluasi kualitas layanan informasi.

“Keterbukaan informasi merupakan indikator penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, responsif, dan akuntabel,” ujar Erizal.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi seluruh badan publik penerima penghargaan dan menekankan pentingnya budaya transparansi.

“Ketika informasi dibuka, maka kepercayaan publik tumbuh. Saat kepercayaan tumbuh, kerja sama menjadi lebih mudah. Ini adalah fondasi demokrasi yang kuat,” tegas Gubernur, seraya mendorong agar capaian ini terus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan informasi kepada masyarakat.

Post a Comment

Previous Post Next Post