Keajaiban di Tanggamus: Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan Selamat di Dalam Lubang Septic Tank Sedalam 3 Meter



TANGGAMUS, 31 Desember 2025 – Warga Dusun Sriwidodo, Pekon Wonoharjo, Kecamatan Sumberejo, digemparkan dengan penemuan seorang bayi perempuan baru lahir di dalam lubang septic tank bekas sedalam tiga meter, Senin (29/12/2025) malam. Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi hidup meski sempat terabaikan di lubang yang gelap dan dalam.

Aksi penyelamatan dramatis ini bermula dari kecurigaan warga yang mendengar suara tangis lirih di tengah kesunyian malam.


Kronologi Penemuan: Bermula dari "Tangis Kucing"

Sekitar pukul 23.30 WIB, seorang warga bernama Mardiansah (32) yang hendak mengambil air minum di dapur mendengar suara rintihan lemah dari belakang rumahnya. Awalnya, ia mengira suara tersebut adalah tangisan kucing.

Namun, setelah ditelusuri menggunakan penerangan seadanya, Mardiansah terkejut mendapati suara tersebut berasal dari dalam lubang septic tank tua yang sudah tidak terpakai. Menyadari ada nyawa manusia di dalamnya, ia segera memanggil warga sekitar untuk melakukan evakuasi darurat.

Kondisi Bayi: Ari-ari Masih Menempel

Bayi yang diperkirakan baru berusia satu hari tersebut berhasil diangkat ke permukaan. Saat ditemukan, tali pusar atau ari-ari bayi masih menempel pada tubuhnya. Bayi tersebut segera dibawa ke bidan desa untuk mendapatkan penanganan medis.

Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan:

  • Luka Fisik: Terdapat memar di bagian kedua lutut dan hidung bayi, diduga akibat benturan saat dimasukkan ke dalam lubang.

  • Kondisi Umum: Secara keseluruhan kondisi bayi dinyatakan stabil namun tetap dalam pemantauan intensif tim medis.

Penyelidikan Polisi: Memburu Pelaku Pembuangan

Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, melalui Kapolsek Sumberejo Iptu Zulkarnain, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa selembar kain sarung yang digunakan untuk membungkus bayi tersebut.

“Kami sedang mendalami semua kemungkinan untuk mengungkap identitas orang tua bayi dan motif di balik tindakan keji ini. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait orang tua bayi ini untuk segera melapor melalui layanan 110 atau ke Polsek terdekat,” tegas Iptu Zulkarnain, Selasa (30/12).

Polisi menduga kuat insiden ini merupakan upaya penelantaran anak yang disengaja. Penyelidikan kini difokuskan pada pendataan ibu hamil di sekitar wilayah Pekon Wonoharjo dan kecamatan tetangga guna mempersempit ruang gerak pelaku.

Post a Comment

Previous Post Next Post