PESAWARAN – Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, resmi dicanangkan sebagai Desa Tapis oleh Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Rabu (21/10/2026).
Program Desa Tapis atau Ruang Bersama Indonesia (RBI) Desa Tapis ini menjadi upaya memperkuat kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan, peningkatan keterampilan, serta pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan di tingkat desa.
Penetapan Desa Sungai Langka sebagai Desa Tapis didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/159/5.09/HK/2026 tentang Ruang Bersama Indonesia (RBI) Desa Tapis Provinsi Lampung.
Melalui program tersebut, keluarga didorong untuk mengembangkan potensi lokal, meningkatkan keterampilan, serta membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. mengapresiasi TP PKK Provinsi Lampung dan seluruh pihak yang mendukung pencanangan Desa Tapis di Sungai Langka.
Menurutnya, program tersebut harus diwujudkan melalui kegiatan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial.
“Kita menaruh harapan besar agar Desa Tapis ini tidak berhenti sebagai program di atas kertas atau jargon semata. Kita ingin program ini benar-benar konkret, membumi, dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, dan yang paling krusial adalah dapat berjalan panjang secara berkelanjutan,” ujar Nanda.
Ia menegaskan, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga sekaligus menjadi penggerak pembangunan desa. Karena itu, perempuan perlu didorong agar semakin berdaya, kreatif, dan mandiri dalam mengoptimalkan potensi di lingkungannya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menghadirkan Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang terintegrasi dengan inovasi SAPA Jejama (Sahabat Perempuan dan Anak Bersama).
Inisiatif tersebut diarahkan untuk memperkuat layanan terpadu yang inklusif, partisipatif, responsif gender, serta ramah perempuan dan anak. Layanan yang dikembangkan mencakup edukasi, konseling, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan.
Nanda menyatakan Pemkab Pesawaran siap mendukung pelaksanaan Desa Tapis melalui sinergi program, penguatan anggaran, serta pendampingan oleh organisasi perangkat daerah terkait.
Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media terus diperkuat agar program tersebut berjalan konsisten dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Desa Sungai Langka, kader PKK, serta seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
Menurutnya, pencanangan Desa Tapis merupakan wujud komitmen bersama untuk memperkuat peran keluarga melalui pembinaan berkesinambungan dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga sekaligus memperkuat peran kader PKK sebagai pendamping dan teladan di tengah masyarakat.
“Pembangunan desa dimulai dari satuan terkecil, yaitu keluarga. Ketika keluarga sejahtera, insyaallah desanya juga maju. Karena itu, gerakan ini perlu didukung semua pihak, disertai penguatan kelembagaan dan peningkatan keterampilan kader PKK,” ungkap Purnama Wulan Sari.
Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, S.E., M.M. mengatakan pencanangan Desa Tapis menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat mulai dari tingkat desa.
Menurutnya, keberhasilan gerakan PKK membutuhkan sinergi dan kolaborasi nyata melalui berbagai kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kunci utama pergerakan PKK di Kabupaten Pesawaran adalah sinergi yang kuat dan kolaborasi nyata melalui kerja konkret. Dengan begitu, kita dapat bersama-sama mewujudkan Pesawaran yang Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif (CAKEP), sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga untuk mendukung Lampung Maju dan Indonesia Emas,” kata Cindy.
Ia menjelaskan, pencanangan Desa Tapis di Sungai Langka juga diisi dengan berbagai kegiatan pembinaan dan pelayanan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi edukasi pencegahan judi daring dan pinjaman daring, pengolahan sampah menjadi kompos, pemanfaatan pekarangan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembinaan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Selain itu, terdapat penguatan administrasi PKK, pemberdayaan ekonomi keluarga, pelayanan keluarga berencana, serta aktivitas edukatif dan kreatif bagi berbagai kelompok usia.
Cindy berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat mendorong kader PKK semakin aktif mendampingi keluarga dan mengoptimalkan potensi desa.
Melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, kader PKK, dan masyarakat, Desa Tapis diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan yang mendorong terbentuknya keluarga mandiri, berdaya, dan sejahtera.

Post a Comment