Zulhas: 33,2 Juta Penerima Bansos Akan Terima 30 Kg Beras Lewat KDKMP

 



LAMPUNG SELATAN
– Pemerintah menyiapkan bantuan pangan berupa 30 kilogram beras bagi 33,2 juta penerima bantuan pangan (PBP). Penyaluran bantuan untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026 tersebut direncanakan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan bantuan tersebut menyasar masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga 4.

Hal itu disampaikan Zulhas saat meninjau operasional KDKMP di Desa Bumisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026).

“Bantuan sosial berupa bantuan pangan sudah disiapkan untuk Oktober, November, dan Desember, pada minggu ini sudah jalan. Dan ini akan masuk atau dilakukan distribusi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujar Zulhas.

Ia menjelaskan, setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan. Namun, bantuan untuk tiga bulan tersebut akan disalurkan sekaligus sehingga setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.

“10 kg dikali tiga bulan jadi total 30 kg akan dirapel sekaligus, jumlahnya mencapai 1 juta ton. Bantuan beras ini juga untuk mengatasi kemarau,” katanya.

Penyaluran Beras Diawasi Kepala Desa dan Pengurus Koperasi

Menurut Zulhas, penyaluran bantuan pangan melalui KDKMP diharapkan mempermudah distribusi sekaligus memastikan bantuan diterima masyarakat yang berhak.

Pengawasan akan melibatkan kepala desa dan pengurus koperasi karena mereka dinilai lebih memahami kondisi serta kebutuhan warga di wilayah masing-masing.

“Karena yang akan menjadi pengawas adalah kepala desa, kepala koperasi di desa masing-masing. Nanti mereka akan memeriksa secara langsung bantuan pangan disalurkan sesuai sasaran atau tidak. Jangan sampai tidak sampai sasaran sebab penerima adalah warga desanya sendiri,” ujarnya.

Zulhas menegaskan, bantuan beras tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat yang memenuhi kriteria penerima. Warga nantinya dapat mengambil bantuan di KDKMP di desa masing-masing.

“Jadi seluruh masyarakat desil 1-4 yang jadi penerima manfaat akan mengambil bantuan sosial berupa beras di sini, di koperasi dibaginya. Nanti minggu depan kiriman beras bantuan langsung ke sini,” jelasnya.

KDKMP Juga Salurkan Beras SPHP

Selain menjadi tempat penyaluran bantuan pangan gratis, KDKMP juga akan dimanfaatkan untuk menjual beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Program beras SPHP ditujukan untuk menjaga keterjangkauan harga beras di tengah masyarakat, terutama ketika harga di pasar mengalami kenaikan.

Zulhas mengatakan pemerintah menyiapkan sekitar satu juta ton beras untuk mendukung upaya stabilisasi harga tersebut. Melalui KDKMP, masyarakat diharapkan dapat memperoleh beras SPHP dengan harga yang telah ditetapkan.

“Nah kalau harga di pasar naik. Pemerintah siapkan juga satu juta ton subsidi. Di sini ada harganya Rp12.500 karena dapat subsidi lewat Kopdes, sehingga tiap desa nggak usah repot lagi, dia bisa di kopdes ya, subsidi harganya Rp12.500 sebanyak satu juta ton,” pungkasnya.

Dengan melibatkan KDKMP dalam distribusi bantuan pangan dan penjualan beras SPHP, pemerintah berharap akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok semakin mudah. Koperasi desa juga diharapkan semakin berperan sebagai pusat pelayanan pangan sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas harga beras.

Post a Comment

Previous Post Next Post