LAMPUNG SELATAN — Gerakan Pramuka Daerah Lampung didorong untuk memperkuat peran strategisnya di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang mendukung pembangunan daerah dan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut ditegaskan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat bertindak sebagai Pembina Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 Tingkat Daerah Lampung yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Daerah (Buperda) Kota Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Selasa (22/9/2026).
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Dalam arahannya, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul tidak terbentuk secara instan, melainkan dipupuk dari kebiasaan sederhana dan konsisten, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menanam pohon, hingga sikap peduli sesama.
“Indonesia Emas tidak dibangun dalam satu malam, melainkan tumbuh dari kebiasaan harian yang dipraktikkan secara konsisten hingga menjadi budaya dan karakter. Gerakan Pramuka mengajarkan disiplin, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian yang menjadi tempat terbaik dalam menempa SDM unggul berdaya saing,” tegas Gubernur.
Selain penguatan karakter internal, Gubernur selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Lampung mendorong penataan kawasan Buperda Kota Baru. Langkah ini krusial sebagai persiapan dini Provinsi Lampung yang ditunjuk menjadi tuan rumah perhelatan Karang Pamitran Nasional 2028 dengan estimasi kehadiran sekitar 8.000 peserta dari seluruh Indonesia.
Rangkaian peringatan turut diwarnai aksi kepedulian sosial. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyerahkan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka kepada para pembina bereprestasi. Penyerahan dilanjutkan dengan bakti sosial Pramuka Peduli berupa penyerahan bantuan tali asih, paket sembako, serta kursi roda bagi warga membutuhkan.
Acara ditutup dengan penanaman pohon bersama oleh Gubernur, Wakil Gubernur, dan jajaran Forkopimda sebagai simbol komitmen kelestarian lingkungan dan kontribusi nyata Pramuka Lampung bagi masyarakat.
Post a Comment