Bandar Lampung — Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah (Pengda) Lampung terus berupaya memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat daerah. Sebagai bentuk penguatan tersebut, IJTI Lampung dijadwalkan menggelar Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) untuk pertama kalinya di dua wilayah, yakni Selatan dan Barat, pada 14 hingga 16 September mendatang.
Langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat koordinasi, memperluas ruang kolaborasi, serta meningkatkan profesionalisme jurnalis televisi yang bertugas di berbagai kabupaten/kota di Lampung.
Adapun Muskorda Wilayah Selatan mencakup Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur. Sementara itu, Wilayah Barat meliputi Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Tanggamus.
Ketua Bidang Organisasi IJTI Lampung, Suranto, menyatakan bahwa pembentukan Korda serta pelaksanaan Muskorda merupakan langkah krusial dalam membangun fondasi organisasi yang kokoh di daerah.
Ia mengimbau seluruh anggota untuk menyukseskan proses Muskorda dengan mengedepankan kekompakan, kebersamaan, dan semangat membesarkan organisasi.
“Muskorda ini diharapkan mampu membangun organisasi yang kuat, solid, serta dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota maupun masyarakat,” ujar Suranto.
Suranto juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pembentukan Korda ini telah berjalan sesuai dengan prosedur resmi organisasi.
"Kami memastikan seluruh proses pembentukan Korda ini sudah sesuai dengan petunjuk, arahan langsung dari IJTI Pusat, serta berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)," jelasnya.
Sementara itu, Ketua IJTI Lampung, Andres Afandi, menegaskan bahwa perluasan dan penguatan organisasi hingga tingkat daerah menjadi prioritas utama untuk menjawab tantangan dunia jurnalistik yang kian berkembang.
Menurut Andres, keberadaan Korda akan mempermudah alur koordinasi sekaligus mempererat komunikasi antara jurnalis televisi di daerah dengan Pengda IJTI Lampung.
“Harapannya, Muskorda ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan membangun kebersamaan jurnalis televisi di daerah. Kita ingin IJTI semakin dekat dengan anggota dan hadir membawa dampak positif,” kata Andres.
Ia juga berharap kepengurusan yang terbentuk nantinya tidak hanya aktif dalam menjalankan roda organisasi, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas karya jurnalistik para anggotanya.
“Yang tak kalah penting, para jurnalis di lapangan harus selalu menjaga independensi dan patuh terhadap Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Muskorda di Wilayah Selatan dan Barat pada pertengahan September ini, IJTI Lampung menargetkan struktur organisasi semakin solid dan sinergi antarjurnalis televisi di daerah semakin kuat. (*)

Post a Comment