PESAWARAN — Program pendayagunaan zakat produktif yang digulirkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran membuahkan hasil nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mentransformasi perekonomian masyarakat perdesaan. Capaian ini ditandai dengan perhelatan Panen Raya Lumbung Pangan BAZNAS yang dipusatkan di Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (3/9/2026).
Program pemberdayaan sektor pertanian yang telah dirintis sejak tahun 2025 tersebut melibatkan 60 petani mustahik dengan total areal pertanaman mencapai 60 hektare. Nilai keseluruhan intervensi program tercatat sebesar Rp279,5 juta. Melalui pengerahan varietas padi unggul Inpari 32 yang tahan hama serta pendampingan teknis lewat Sekolah Tani, potensi produksi panen musim ini diperkirakan menembus angka 300 ton gabah/beras dengan perkiraan nilai ekonomi mencapai Rp1,3 miliar.
Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., menegaskan bahwa keberhasilan panen raya ini merupakan manifestasi konkret bahwa pengelolaan zakat secara produktif mampu memberikan dampak multiplier terhadap kesejahteraan warga dan ketahanan pangan daerah.
"Keberhasilan program Lumbung Pangan ini menunjukkan bahwa sinergi antarlembaga dapat memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus mendukung dan bersinergi dengan BAZNAS agar program seperti ini dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas," ujar Bupati Nanda Indira.
Transformasi Mustahik Menjadi Muzaki
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, H. A. Hamid S., S.H., M.M., memaparkan bahwa pendampingan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan sarana produksi (saprodi), melainkan membangun ekosistem usaha tani yang berkelanjutan. Berdasarkan kalkulasi, rata-rata petani binaan berpotensi meraih laba bersih sekitar Rp15,5 juta per musim tanam.
"BAZNAS hadir sebagai mitra strategis pemerintah untuk memastikan sektor pertanian tidak hanya tangguh dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga mampu memberdayakan petani mustahik agar naik kelas menjadi muzaki," ungkap Hamid.
Bukti keberhasilan rantai zakat produktif tersebut ditunjukkan oleh Gapoktan Makarti Jaya yang menyerahkan zakat hasil pertanian sebesar Rp12,2 juta secara langsung kepada BAZNAS Pesawaran usai menikmati hasil panen.
Penyaluran Bantuan dan Dukungan Lintas Sektor
Dalam rangkaian acara panen raya tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., secara simbolis menyerahkan bantuan Program Lumbung Pangan BAZNAS RI sebesar Rp279,5 juta. Selain itu, disalurkan pula bantuan pemugaran rumah layak dan sehat senilai Rp16 juta bagi warga penerima manfaat.
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan padi secara simbolis serta peninjauan kawasan lahan dan komoditas beras hasil olahan Lumbung Pangan BAZNAS.
Hadir dalam perhelatan tersebut jajaran Pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Lampung, Wakil Bupati Pesawaran, pimpinan DPRD Pesawaran, unsur Forkopimda, Kementerian Agama, jajaran pejabat Pemkab Pesawaran, perangkat desa, serta ratusan petani penerima manfaat.
Post a Comment