Mengenal dr. Achmad Redho Akbar: Rekam Jejak Dedikasi dari Dokter Puskesmas Hingga Staf Ahli Wali Kota Metro


 METRO — Sosok dr. Achmad Redho Akbar dikenal luas di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Metro sebagai birokrat yang berdedikasi tinggi, pekerja keras, dan memiliki kepedulian mendalam terhadap pelayanan masyarakat. Berbekal latar belakang medis dan kepemimpinan di sektor kesehatan, ia kini mengemban amanah strategis sebagai Staf Ahli Wali Kota Metro Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Lahir dan tumbuh di Kota Metro, dr. Redho merupakan putra sulung dari pasangan almarhum Syamsu Achmad—Wakil Bupati Lampung Tengah periode 2000–2005—dan Nuryana. Lingkungan keluarga yang aktif dalam pelayanan publik membentuk prinsip hidupnya untuk terus memberi manfaat bagi daerah. Nilai-nilai pengabdian tersebut juga mengalir pada ketiga adiknya yang berkiprah di sektor publik dan kepolisian, yakni A. Hery Setiawan (Kepala KKPG Lampung–Bengkulu), Septynawati (Kabag Umum Pemkot Metro), dan Kombes Pol. A. Oka Mahendra (SSDM Mabes Polri).

Dalam perjalanan pendidikannya, dr. Redho menyelesaikan masa sekolah di SD Teladan Metro, SMPN 1 Metro, dan SMAN 2 Bandar Lampung. Ia kemudian meraih gelar Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter dari Universitas Tarumanagara Jakarta, sebelum akhirnya memperdalam kompetensi manajemennya melalui jenjang Magister Manajemen (M.M.) di Universitas Muhammadiyah Metro.

Perjalanan Karier dari Akar Rumput hingga Birokrasi Strategis

Karier dr. Redho diawali sebagai dokter di RSUD Menggala, Kabupaten Tulang Bawang. Pengalaman menangani pasien di tingkat pelayanan dasar menguatkan pemahamannya mengenai pentingnya akses kesehatan berkualitas bagi masyarakat luas.

Pengalaman lapangan tersebut membawanya dipercaya memegang berbagai posisi manajerial di Kota Metro, mulai dari Kepala Puskesmas Banjarsari hingga Kepala Puskesmas Metro. Rekam jejaknya terus menanjak dengan menduduki sejumlah posisi struktural di Dinas Kesehatan Kota Metro, di antaranya Kabid Pelayanan Kesehatan, Kabid Kesehatan Masyarakat, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), hingga dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan.

Tidak hanya di sektor kesehatan, keahlian manajerialnya juga dipercaya untuk memimpin sektor kepemudaan dan pariwisata sebagai Sekretaris sekaligus Plt. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Metro, sebelum akhirnya diamanahi jabatan Staf Ahli Wali Kota.

Didampingi sang istri, Dwi Yuni Ratna, S.E., M.M., serta tiga putrinya—Nabila Azzahra, S.H., Nasya Shayna, dan Alisha Diandra Aqilah—dr. Redho menegaskan bahwa jabatan merupakan sarana ibadah dan tanggung jawab moral untuk mendukung kemajuan Kota Metro melalui integritas serta profesionalisme.

Post a Comment

Previous Post Next Post