Hadiri Nobar Film Istimewa, Wagub Jihan Nurlela Dorong Akses dan Kesempatan Setara Anak Disabilitas

 


BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memajukan prinsip inklusivitas sosial dengan membuka ruang serta akses seluas-luasnya bagi anak-anak penyandang disabilitas agar dapat tumbuh mandiri dan mengaktualisasikan potensinya secara utuh.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat menghadiri agenda Nonton Bareng (Nobar) Film “Istimewa” bersama keluarga besar Pusat Layanan Disabilitas (PKDL) dan komunitas penyandang disabilitas di Cinema XXI Mal Kartini, Bandar Lampung, Rabu (23/9/2026).

Turut hadir dalam acara tersebut produser film Abdullah Mansuri, jajaran tim produksi, serta jajaran pejabat Pemprov Lampung. Wagub Jihan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran yang terlibat atas lahirnya karya sinema layar lebar yang sarat pesan edukatif dan humanis tersebut.

Wagub menilai film ini membawa misi penting untuk mendobrak stigma serta memperluas kesadaran kolektif masyarakat terhadap hak-hak anak penyandang disabilitas di berbagai sektor kehidupan.

"Kita melihat hari ini sebetulnya ruang sudah mulai terbuka untuk kita semua, tetapi masih ditemukan masyarakat yang belum bisa sepenuhnya melihat secara utuh bahwa anak-anak kita, anak-anak disabilitas ini punya kesempatan dan potensi yang sama. Jadi tidak bisa dibatas-batasi atau dikotak-kotaki. Yang perlu dilakukan adalah dibersamai, diberikan kesempatan, dan juga diberikan akses," tegas Wagub Jihan.

Lebih lanjut, Jihan mengajak seluruh lapisan masyarakat merefleksikan pesan moral dalam film tersebut mengenai keberanian dan ketangguhan anak-anak disabilitas dalam mengarungi keterbatasan fisik maupun lingkungan.

Ia berharap pesan moral dari film garapan sutradara Ruben Adrian tersebut tidak hanya berhenti di kalangan komunitas, tetapi dapat bergaung ke seluruh wilayah Indonesia guna menggugah empati publik secara berkelanjutan.

"Saya harap film ini tidak hanya ditonton oleh keluarga besar PKDL dan teman-teman komunitas disabilitas, tetapi ditonton oleh seluruh masyarakat Indonesia sehingga bisa membuka mata dan hati kita lebih luas lagi terhadap teman-teman spesial kita," pungkasnya.

Sebagai informasi, film drama keluarga “Istimewa” yang dibintangi aktor kawakan Mathias Muchus mengisahkan perjuangan emosional lima anak disabilitas—Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul—yang berjuang melintasi dunia luar demi mencari sosok pengasuh mereka, Ayah Mahendra, di tengah berbagai keterbatasan.

Post a Comment

Previous Post Next Post