BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung untuk terus memperluas jangkauan pelayanannya. PMI diharapkan tidak hanya berfokus pada kegiatan donor darah dan layanan kesehatan rutin, melainkan juga memelopori penguatan budaya kemanusiaan, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di tengah masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Gubernur Mirza saat memberikan arahan dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI yang berlangsung di Golden Bistro, Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026). Peringatan ini diisi dengan beragam aksi sosial yang melibatkan sinergi antara Pemprov Lampung, PMI Lampung, Bank Mandiri, PT Asia Makmur, serta ribuan relawan dan elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur menggarisbawahi bahwa PMI memegang mandat kemanusiaan yang sangat luas, mulai dari penanganan darurat saat konflik, bencana alam, kekeringan, hingga krisis kelaparan.
"Ke depan bagaimana budaya mitigasi bencana ini harus dibantu oleh PMI. Bukan hanya melatih, tetapi menjadikan sifat siap siaga menjadi budaya seluruh masyarakat di Provinsi Lampung," ujar Gubernur Mirza.
Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kesiapsiagaan darurat merupakan pilar penting dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.
"Kemajuan sebuah daerah bukan hanya diukur dari seberapa tinggi bangunannya, tapi juga seberapa besar kepedulian warganya," tegas Gubernur.
Aksi Nyata dan Kolaborasi Kemanusiaan PMI Lampung
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulansari Mirza, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian perayaan HUT ke-81 PMI dirancang berorientasi pada partisipasi publik dan kolaborasi lintas sektor.
PMI Lampung telah merealisasikan berbagai program bantuan langsung bagi masyarakat terdampak bencana dan krisis lingkungan. Di antaranya penyaluran 445.400 liter air bersih untuk 57.031 penerima manfaat di 71 titik terdampak kekeringan di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Pringsewu. Selain itu, sebanyak 30.000 masker telah didistribusikan untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik erupsi Gunung Krakatau.
Dalam aspek pelayanan kesehatan dan donor darah, PMI Lampung menggelar bakti sosial selama tiga hari (16–18 September 2026) dengan menggandeng para pengemudi transportasi daring (ojek online). Tercatat sebanyak 1.550 calon pendonor mendaftarkan diri. Kegiatan ini turut didukung Bank Mandiri berupa bantuan dana sebesar Rp200.000 bagi setiap pendonor yang berhasil, serta paket bahan pokok dari PT Asia Makmur.
"Rangkaian kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kepedulian, kemanusiaan, partisipasi masyarakat, serta kolaborasi dengan berbagai pihak," terang Purnama Wulansari Mirza.
Selain donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bersama Dinas Kesehatan, PMI Lampung turut membagikan 75 unit kursi roda gratis bagi penyandang disabilitas dan lansia di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung atas dukungan PT Asia Makmur. Untuk menjangkau generasi muda, PMI mengusung program PMI Goes to School, Lomba Tandu Darurat, dan Lomba Reels Edukasi Kemanusiaan guna menanamkan jiwa kepalangmerahan sejak dini.
Acara peringatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua PMI Provinsi Lampung Purnama Wulansari Mirza yang menyerahkan potongan pertama kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai simbol komitmen bersama dalam menguatkan gerakan kemanusiaan di Lampung.
Post a Comment