PESAWARAN — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan secara unik dan produktif oleh masyarakat Desa Trisno Maju, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran. Melalui komunitas pengangkut hasil bumi setempat, warga menginisiasi kegiatan olahraga balap motor tanah bertajuk Gas Amal Ojek Manol 2 yang dipusatkan di Sirkuit Gang Asem, Dusun Sarirejo I, Sabtu (12/9/2026).
Ajang grasstrack lokal ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah hiburan dan penyaluran bakat otomotif masyarakat, melainkan juga mengusung misi kemanusiaan dan kepedulian sosial, yakni penggalangan dana untuk percepatan pembangunan Masjid Babul Khoir yang berlokasi di Dusun I, Desa Trisno Maju.
Pelaksanaan pembukaan acara dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H., Wakil Ketua I DPRD Pesawaran M. Nasir, S.I.Kom., M.M., serta Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, S.E., M.M., beserta jajaran pejabat Pemkab Pesawaran.
Bupati Pesawaran Nanda Indira mengapresiasi tinggi inisiatif serta konsistensi keluarga besar Ojek Manol dan panitia pelaksana yang berhasil mengubah ajang kompetisi olahraga menjadi gerakan gotong royong yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Apresiasi dan rasa hormat saya kepada seluruh panitia dan keluarga besar Ojek Manol Desa Trisno Maju yang telah menginisiasi kegiatan luar biasa ini. Selamat atas terselenggaranya Gas Amal Ojek Manol 2," ujar Bupati Nanda dalam sambutannya, Sabtu (12/9/2026).
Bupati menyampaikan bahwa keberadaan profesi Ojek Manol memiliki kontribusi vital terhadap rantai pasok ekonomi sektor pertanian dan perkebunan di Pesawaran. Menurutnya, pengemudi Ojek Manol merupakan pahlawan ekonomi desa yang bertugas menembus medan-medan sulit demi mengangkut komoditas panen masyarakat dari perkebunan menuju pasar.
Diikuti 122 Peserta se-Provinsi Lampung
Ketua Panitia Pelaksana, Niki Kurniawan, melaporkan bahwa kompetisi yang berlangsung selama kurun waktu hampir satu bulan ini mendapatkan animo yang sangat tinggi dari para pecinta grasstrack. Tercatat sebanyak 122 peserta dari berbagai wilayah di Provinsi Lampung turun berlaga dalam ajang ini.
Memperlombakan tujuh race utama, panitia menyediakan total hadiah pembinaan sebesar Rp50 juta—dengan rincian Rp15 juta untuk juara pertama, Rp10 juta untuk juara kedua, dan Rp5 juta untuk juara ketiga—di mana sebagian keuntungan dari penyelenggaraan disalurkan langsung untuk kas pembangunan tempat ibadah.
Acara yang memperkuat ikatan kearifan lokal (Sakai Sambayan) di Kabupaten Pesawaran ini turut didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sunyoto, Kasat Pol PP Visky Virdous, Kadis PMD Jayadi Yasa, Plt. Kadis Kominfotiksan M. Ardhiansyah Putra Agung, serta Camat Negeri Katon Ingga Taufan.
Post a Comment