BANDAR LAMPUNG — Kodam XXI/Radin Inten menyiagakan 605 personel beserta sarana pendukung guna mengantisipasi dampak peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau di wilayah Lampung. Langkah ini diambil untuk memastikan percepatan penanganan dan bantuan bagi masyarakat terdampak.
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa penyiagakan pasukan dan alutsista ini merupakan wujud respons cepat serta kesiapsiagaan penuh TNI di lapangan.
"Langkah ini sebagai bentuk kesiapsiagaan penuh Kodam XXI/Radin Inten di lapangan apabila sewaktu-waktu bantuan dibutuhkan," tegas Pangdam di Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026).
Selain mengoperasikan drone pemantau, Kodam XXI/Radin Inten menyiagakan sejumlah sarana pendukung utama, antara lain:
Kendaraan Operasional: Truk, sepeda motor, pemadam kebakaran, dapur lapangan, dan ambulans.
Fasilitas Logistik & Kesehatan: Tenda serbaguna, genset, peralatan listrik, serta perlengkapan medis.
Koordinasi Lintas Sektor: Pemantauan berkala yang terintegrasi dengan pemerintah daerah dan instansi teknis terkait.
Guna menekan risiko paparan abu vulkanik, Pangdam menginstruksikan para Babinsa untuk aktif mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas luar ruang dan selalu menggunakan masker. Instruksi penggunaan masker ini juga berlaku wajib bagi seluruh prajurit TNI yang bertugas di area terbuka.
Kodam XXI/Radin Inten mengimbau warga untuk tetap tenang, tidak panik, dan terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang. (Pendam XXI/Radin Inten)
Post a Comment