BANDAR LAMPUNG — Ditreskrimum Polda Lampung berhasil menangkap seorang pria berinisial PF pascaviralnya video aksi penganiayaan terhadap seorang perempuan di sebuah rumah kos di Bandar Lampung. PF ditangkap pada Rabu (12/8/2026) dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Dalam rekaman video yang beredar, PF tampak menendang, menjambak, dan menyeret korban masuk ke dalam kamar. Selain perempuan tersebut, PF juga diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap penjaga kos serta sejumlah penghuni lainnya di lokasi kejadian.
Direskrimum Polda Lampung Kombes Pol Indra Hermawan mengonfirmasi penangkapan tersebut dan menyebutkan bahwa PF memiliki rekam jejak kriminal dengan setidaknya 14 Laporan Polisi (LP) yang tersebar di wilayah hukum Polda Lampung hingga Provinsi Riau, mencakup dugaan penganiayaan, penipuan, penggelapan, pemerasan, hingga pengancaman.
"Benar, yang bersangkutan sudah ditangkap dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif," tegas Kombes Pol Indra Hermawan, Rabu (12/8/2026).
Kembali Disorot Pasca-Insiden Penembakan di Tempat Hiburan Malam
Penangkapan PF juga mengingatkan publik pada kasus penganiayaan dan penembakan yang terjadi di area parkir tempat hiburan malam di Bandar Lampung pada Agustus 2025. Dalam peristiwa silam yang melukai tiga orang tersebut, PF dan rekannya, Muhammad Nabiel (yang telah ditetapkan sebagai tersangka), diduga menggunakan senjata air gun dan besi bulat untuk menganiaya petugas keamanan serta pengunjung.
Korban insiden 2025, A. Yunani, mengapresiasi ketegasan Polda Lampung yang kembali menindak tegas PF pasca-aksi anarkis terbarunya yang terekam kamera.
Poin Utama Penangkapan PF oleh Polda Lampung:
Kasus Terbaru: Penganiayaan perempuan, penjaga kos, dan penghuni di rumah kos Bandar Lampung (Viral di media sosial).
Status Hukum: Terduga PF resmi ditangkap dan diperiksa intensif oleh Ditreskrimum Polda Lampung.
Catatan Kriminal: Memiliki 14 Laporan Polisi (LP) di Lampung dan Riau (Penganiayaan, Penipuan, Penggelapan, Pemerasan, Pengancaman).
Rekam Jejak Kasus 2025: Terlibat perselisihan dan penembakan air gun di tempat hiburan malam Bandar Lampung yang melukai 3 orang.
Post a Comment