BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXI/Raden Intan yang digelar di Aula Sudirman, Markas Kodam XXI/Raden Intan, Bandar Lampung, Senin (10/8/2026).
Peringatan satu tahun berdirinya komando daerah militer yang membawahi wilayah Provinsi Lampung dan Bengkulu ini menjadi ajang penguatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta menjaga stabilitas pertahanan kawasan.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi tinggi atas perjalanan satu tahun Kodam XXI/Raden Intan yang dinilai secara nyata hadir membantu masyarakat, khususnya pendampingan sektor pertanian.
"Pertahanan dan pembangunan harus berjalan bersama. Kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam mendampingi petani, meningkatkan produksi padi dan jagung, serta menjaga ketahanan pangan merupakan kerja sama yang sangat strategis," ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Senin (10/8/2026).
Pangdam Kristomei Sianturi Tegaskan Rekrutmen Bersih dan Kesiapsiagaan Bencana
Pangdam XXI/Raden Intan, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menjelaskan bahwa sejak dibentuk pada 10 Agustus 2025, Kodam XXI/Raden Intan terus berbenah melengkapi sarana teritorial dan penyiapan personel yang profesional serta adaptif.
Dalam amanatnya yang mengusung tema "Bekerja dengan Hati, Profesional dan Adaptif", Pangdam menekankan komitmen integritas pada proses rekrutmen prajurit serta kesiapan alutsista satuan untuk penanganan bencana alam di daerah terisolir.
Poin Utama Peringatan HUT ke-1 Kodam XXI/Raden Intan:
Sejarah Singkat: Resmi berdiri sejak 10 Agustus 2025 dengan wilayah teritorial Provinsi Lampung dan Provinsi Bengkulu.
Fokus Kolaborasi: Penguatan ketahanan pangan (padi & jagung), stabilitas keamanan kawasan, dan pendampingan ekonomi perdesaan.
Komitmen Integritas: Penegakan proses rekrutmen TNI secara bersih, transparan, dan tanpa pemungutan biaya maupun permainan rekomendasi.
Kesiapsiagaan Bencana: Penyiapan personel terlatih, kendaraan operasional, alat berat, hingga armada tangki air untuk respons cepat kondisi darurat daerah.
Rangkaian acara HUT ke-1 ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Pangdam Mayjen TNI Kristomei Sianturi yang diserahkan kepada Gubernur Lampung dan Gubernur Bengkulu, serta penyerahan penghargaan bagi para prajurit berprestasi.
Post a Comment