Seorang Wanita di Mesuji Tewas Ditembak Mantan Suami



MESUJI — Aksi penembakan tragis yang menewaskan seorang wanita menggemparkan warga Desa Wiralaga I, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Senin (10/8/2026) pagi.

Korban bernama Yanti (36) merenggang nyawa usai ditembak oleh mantan suaminya, Abu Rohman (35), warga Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Peristiwa tersebut terjadi di jalan poros tak jauh dari kawasan Pasar Wiralaga sekitar pukul 06.30 WIB.

Pj Kepala Desa Wiralaga I, Jimmy Wiromes, mengonfirmasi kejadian memilukan tersebut dan menduga aksi nekat pelaku dipicu oleh permasalahan keluarga serta penolakan ajakan rujuk.

"Diduga karena masalah keluarga," ungkap Jimmy Wiromes, Senin (10/8/2026).

Kronologi Kejadian: Menolak Rujuk dan Mendapat Ancaman Senpi

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kronologi peristiwa bermula pada Minggu (9/8/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB ketika pelaku mendatangi rumah orang tua korban untuk mengajak rujuk. Namun, ajakan tersebut ditolak oleh korban.

Lantaran ajakannya ditolak, pelaku naik piting dan mengancam akan menembak korban beserta orang tuanya dengan senjata api. Karena merasa tertekan di bawah ancaman senjata, korban terpaksa menuruti keinginan pelaku dan ikut pergi ke rumah pelaku.

Keesokan harinya (Senin pagi), korban memutuskan untuk pergi dan kembali pulang ke kediaman orang tuanya. Meski pelaku sempat mengancam akan menembaknya jika tetap nekat pergi, korban tak menghiraukan ancaman tersebut dan melanjutkan perjalanan.

Poin Utama Peristiwa Penembakan di Mesuji:

  • Identitas Korban: Yanti (36), warga Desa Wiralaga I, Kecamatan Mesuji.

  • Identitas Pelaku: Abu Rohman (35), mantan suami korban (warga Sungai Ceper, OKI, Sumsel).

  • Lokasi & Waktu: Jalan poros dekat Pasar Wiralaga, Mesuji (Senin, 10 Agustus 2026 pukul 06.30 WIB).

  • Modus/Penyebab: Penolakan ajakan rujuk oleh korban. Pelaku menembakkan senpi dari jarak tempel ke arah paha korban hingga proyektil tembus.

Di tengah perjalanan menuju rumah orang tuanya, pelaku mengejar dan menembakkan senjata api dengan cara ditempelkan pada paha kiri korban hingga tembus ke paha kanan. Akibat pendarahan hebat dari luka tembak tersebut, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Saat ini pihak Kepolisian setempat sedang berada di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti guna memburu pelaku yang melarikan diri.

Post a Comment

Previous Post Next Post