Pastikan Satwa TN Way Kambas Aman dari Kebakaran, Gubernur Mirza Minta Pengawasan Diperketat


 LAMPUNG TIMUR — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung penanganan kebakaran lahan yang terjadi di Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (23/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Bupati Lampung Timur, unsur TNI-Polri, BPBD, serta Forkopimda guna memastikan titik api di sekitar penyangga kawasan konservasi dapat segera dikendalikan.

Kebakaran yang mulai terpantau sejak Jumat (21/8/2026) tersebut sempat berhasil dipadamkan pada Sabtu malam. Namun, muncul kembali titik api baru di lahan vegetasi alang-alang pada Minggu siang.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa tim gabungan dari berbagai unsur telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan lokalisasi area agar kobaran api tidak merembet masuk ke dalam hutan inti TN Way Kambas.

"Satu titik sudah berhasil dipadamkan sebelumnya, namun siang ini muncul titik baru di area alang-alang. Kita sedang melakukan mitigasi ketat agar api tidak terbawa ke kawasan hutan secara meluas," ujar Gubernur Mirza di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, posisi titik api yang berdekatan dengan sumber air mempermudah proses penyiraman dan pemadaman oleh petugas pemadam kebakaran di lapangan.

Selain penanganan api, Pemprov Lampung bersama Balai TNWK terus memantau keberadaan satwa dilindungi. Tercatat 11 kelompok gajah liar berada pada jarak aman sekitar 25 kilometer dari titik kebakaran, sedangkan gajah di Pusat Latihan Gajah (PLG) dipastikan tidak terdampak.

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk memperkuat program konservasi dan perlindungan kawasan secara masif guna meminimalisasi risiko kebakaran hutan berulang di masa mendatang.

Post a Comment

Previous Post Next Post